Jumat, 31 Oktober 2014

ANZA

Jum'at, 31 Oktober 2014





                                                                            ANZA






Cinta bermula di masa sekolah
Mendegupkan jantung berdebar gundah
Awal masa ku jumpa dirinya
Di sebuah kelas diantara kursi dan meja

Mataku pun memandangnya
Dia pun mengerlingkan matanya
Sungguh bunga rasanya
Rasa yang tak mungkin kulupa

ANZA
Nama unik tercipta
antara diriku dan dirinya
Nama sayang tanda bahagia
bahagiaku bahagianya
Menumbuhkan kasih di sela tawa
Merajut cerita di masa sekolah
Cerita tentang cinta ANZA

Oleh : Arlieza Nadya Pradini
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

...???

Jum'at, 31 Oktober 2014





                                                                           ...???






Ku ingin menulis banyak hal tentang semua ini..
Bahagia, sedih, bimbang..
Rasa yang begitu indah..

Matahari ini pun mengiyakan semua sedihku..
Bulanpun ikut tersenyum disetiap aku bahagia karenamu..
Aku kini tak tau yang kurasa..

Jalan hidup ini begitu aneh yaa,,
Terkadang kita harus bersedih demi kebahagiaan seseorang..
Terkadang kita harus berkorban walau tau itu menyakitkan..

Tapi aku tau..
Inilah hidup..Aku akan terus melanjutkannya..
Demi orang orang yang aku sayang.....

Oleh : Yanuar
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Kamis, 30 Oktober 2014

REVOLUSI ROMANTISME

Kamis, 30 Oktober 2014





                                                        REVOLUSI ROMANTISME





Parasmu membanjiri semangatku
Secangkir senyum kau sajikan dalam sajak rindu
Kuselami asmara melalui gelombang kata-kata.
Air cinta mengalir pada setiap nadiku

Kunang-kunang mengeja malam
Temaram tenggelam dalam irama cinta
Orkestra binatang mengantarkan parasmu dalam jiwa
Nyanyian malam menghanyutkan namamu dalam setiap sajakku!

Revolusi romantisme mangarungi sampan asmara
Ronamu masuk dalam setiap dayung asaku
Badai asmara adalah sari kehidupan
Panji cinta berkibar dalam jiwaku dan jiwamu

Oleh : Fadri Irman
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

KASIH SAYANG DAN PERSAMAAN

Kamis, 30 Oktober 2014





                                                KASIH SAYANG DAN PERSAMAAN




Sahabatku yang papa, jika engkau mengetahui, bahawa Kemiskinan yang membuatmu sengsara itu mampu menjelaskan pengetahuan tentang Keadilan dan pengertian tentang Kehidupan, maka engkau pasti berpuas hati dengan nasibmu.

Kusebut pengetahuan tentang Keadilan : Kerana orang kaya terlalu sibuk mengumpul harta utk mencari pengetahuan. Dan kusebut pengertian tentang Kehidupan : Kerana orang yang kuat terlalu berhasrat mengejar kekuatan dan keagungan bagi menempuh jalan kebenaran.

Bergembiralah, sahabatku yang papa, kerana engkau merupakan penyambung lidah Keadilan dan Kitab tentang Kehidupan. Tenanglah, kerana engkau merupakan sumber kebajikan bagi mereka yang memerintah terhadapmu, dan tiang kejujuran bagi mereka yang membimbingmu.

Jika engkau menyedari, sahabatku yang papa, bahawa malang yang menimpamu dalam hidup merupakan kekuatan yang menerangi hatimu, dan membangkitkan jiwamu dari ceruk ejekan ke singgahsana kehormatan, maka engkau akan merasa berpuas hati kerana pengalamanmu, dan engkau akan memandangnya sebagai pembimbing, serta membuatmu bijaksana.

Kehidupan ialah suatu rantai yang tersusun oleh banyak mata rantai yang berlainan. Duka merupakan salah satu mata rantai emas antara penyerahan terhadap masa kini dan harapan masa depan. Antara tidur dan jaga, di luar fajar merekah.

Sahabatku yang papa, Kemiskinan menyalakan api
keagungan jiwa, sedangkan kemewahan memperlihatkan keburukannya. Duka melembutkan perasaan, dan Suka mengubati hati yang luka. Bila Duka dan kemelaratan dihilangkan, jiwa manusia akan menjadi batu tulis yang kosong, hanya memperlihatkan kemewahan dan kerakusan.

Ingatlah, bahawa keimanan itu adalah peribadi sejati Manusia. Tidak dapat ditukar dengan emas; tidak dapat dikumpul seperti harta kekayaan. Mereka yang mewah sering meminggirkan keimananan, dan mendakap erat emasnya.

Orang muda sekarang jangan sampai meninggalkan Keimananmu, dan hanya mengejar kepuasan diri dan kesenangan semata. Orang-orang papa yang
kusayangi, saat bersama isteri dan anak sekembalinya dari ladang merupakan waktu yang paling mesra bagi keluarga, sebagai lambang kebahagiaan bagi takdir angkatan yang akan datang. Tapi hidup orang yang senang bermewah-mewahan dan mengumpul emas, pada hakikatnya seperti hidup cacing di dalam kuburan. Itu menandakan ketakutan.

Air mata yang kutangiskan, wahai sahabatku yang papa, lebih murni daripada tawa ria orang yang ingin melupakannya, dan lebih manis daripada ejekan seorang pencemuh. Air mata ini membersihkan hati dan kuman benci, dan mengajar manusia ikut merasakan pedihnya hati yang patah.

Benih yang kautaburkan bagi si kaya, dan akan kau tuai nanti, akan kembali pada sumbernya, sesuai dengan Hukum Alam. Dan dukacita yang kausandang, akan dikembalikan menjadi sukacita oleh kehendak Syurga. Dan angkatan mendatang akan mempelajari Dukacita dan Kemelaratan sebagai pelajaran tentang Kasih Sayang dan Persamaan.

Oleh : Kahlil Gibran
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Rabu, 29 Oktober 2014

ALAM DAN MANUSIA

Rabu, 29 Oktober 2014





                                                               ALAM DAN MANUSIA






Aku mendengar anak sungai merintih bagai seorang janda yang menangis meratapi kematian anaknya dan aku kemudian bertanya, "Mengapa engkau menangis, sungaiku yang jernih?' Dan sungai itu menjawab, 'Sebab aku dipaksa mengalir ke kota tempat Manusia merendahkan dan mensia-siakan diriku dan menjadikanku minuman-minuman keras dan mereka memperalatkanku bagai pembersih sampah, meracuni kemurnianku dan mengubah sifat-sifatku yang baik menjadi sifat-sifat buruk."

Dan aku mendengar burung-burung menangis, dan aku bertanya, "Mengapa engkau menangis, burung-burungku yang cantik?"

Dan salah satu dari burung itu terbang mendekatiku, dan hinggap di hujung sebuah cabang pohon dan berkata, "Anak-anak Adam akan segera datang di ladang ini dengan membawa senjata-senjata pembunuh dan menyerang kami seolah-olah kami adalah musuhnya. Kami sekarang terpisah di antara satu sama yang lain, sebab kami tidak tahu siapa di antara kami yang bisa selamat dari kejahatan Manusia. Ajal memburu kami ke mana pun kami pergi."

Kini, matahari terbit dari balik puncak pergunungan, dan menyinari puncak-puncak pepohonan dengan rona mahkota. Kupandangi keindahan ini dan aku bertanya kepada diriku sendiri, 'Mengapa Manusia mesti menghancurkan segala karya yang telah diciptakan oleh alam?'

Oleh : Kahlil Gibran
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

KENANGANKU

Rabu, 29 Oktober 2014





                                                               KENANGANKU






Ingat bagaimana aku melangkah pergi,
Pada kaki kecil, hari sekolah pertama ku?
Dengan tangan mungil aku melambaikan tangan,
Dan aku melihat air mata di sudut mata Anda.
Tapi kau berani dan begitu juga aku
Kami berdua berusaha keras untuk tidak menangis.

kaki kecilku membawaku ke sekolah.
Aku ingat Anda berkata, “Sekarang taat aturan setiap saat!”
tangan-tangan kecil saya membuka pintu sekolah
Di mana-mana Aku melihat, ada anak-anak berlimpah.
Aku pergi ke lorong ke merah besar “K”.
Ada Mrs.Laura untuk menunjukkan jalan.

Kami membuat keluarga besar, bersama Mrs.Laura

Dengan keluarga ini besar, kami harus saling membantu.
Saya sudah berusaha keras untuk mendengarkan sepanjang tahun.
Jadi ketika saya di kelas pertama, saya akan tidak perlu takut.

Otot-otot di tangan saya sekarang jauh lebih kuat.
Dan bahkan kaki saya terlihat jauh lebih lama.

Pada hari terakhir sekolah, seperti yang kita semua selamat tinggal gelombang,
Apakah Anda s’pose Mrs.Laura akan memiliki air mata di matanya?
Ini benar-benar telah menjadi tahun ajaran bahagia.
Dan jika bukan karena Anda, Mom dan Dad,
Saya tidak akan ada di sini!

Oleh : NN
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Selasa, 28 Oktober 2014

AKU TAK PERCAYA

Selasa, 28 Oktober 2014





                                                            AKU TAK PERCAYA






Masih terselip bayangmu
Dalam ingatanku…
Tawa dan canda itu Belum pupus dimataku,
Kau masih hidup dalam ingatanku…

Ku tunggu engkau tuk kembali walau entah kapan
Karna masih ada sesuatu yang harus kau tau dariku..
Tentang cinta yang belum sempat ku ungkapkan

Tapi sungguh…
Bisikan angin itu bohong….
Kau belum pulang..
Kau masih hidup…!!!

Karna masih nampak jelas bayangmu dalam ilusiku…

(seseorang dimasa lalu yang kini telah tiada)

Oleh : NN
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

PENJAGA HATI

Selasa, 28 Oktober 2014





                                                                  PENJAGA HATI






Hariku
Begitu berwarna
Saat kau lukiskan cintamu
Dengan goresan yang lembut
Dengan kasih sayangmu
Hariku
Saat kau nyanyikan cintamu
Dengan melodi melodi kasih
Dan nada-nada cintamu
Jiwaku
Terasa hidup
Saat kau menerangi hatiku
Dengan kasih putihmu
Kau kan selalu hadir dalam hariku,jiwaku,dan hatiku
Ku ingin cinta ini terjaga dengan putihnya kasihmu
Dengan indahnya sayangmu
Dan dengan kuatnya cintamu
Hati ini kan selalu setia
Tuk menjadi pelabuhan cintamu
Yang begitu indah nan suci

Oleh : Ulfa Mufidatul Chilmi
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Senin, 27 Oktober 2014

JIWA TAK TERSENTUH

Senin, 27 Oktober 2014





                                                          JIWA TAK TERSENTUH





Titik-titik hujan masih menemani malam
Dan diriku masih terjaga dalam diam
Resah dan gelisah yang terus mencekam
Buatku sulit untuk terpejam

Entah apa yang ada dalam pikirku
Melayang berputar hilangkan akal
Tak tahu kemana arah tertuju
Terendap sudah dalam khayal

Mungkinkah akan kuraih atau sekedar hampa yang kugenggam...
Sinarnya yang putih berkilau terangi hati yang kelam...
Bisakah tetap bersamanya di akhir untuk selamanya...
Atau hanya wangi yang kurengkuh dari harum jiwa yang tak tersentuh...

Oleh : Ramsez d' Beatboy
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

ARTI SEBUAH CINTA

Senin, 27 Oktober 2014





                                                           ARTI SEBUAH CINTA





Cinta itu tidak harus di ucapkan lewat kata-kata
cinta itu tidak harus di ucapkan lewat bahasa
cinta itu tidak butuh rayuan yang tidak pasti
cinta hanya butuh ketulusan dan kasih sayang

Setiap umat pasti merasakan cinta
hanya orang mati yang tak bisa merasakan cinta
hidup tanpa cinta
laksana taman tak berbunga

Dipandang dari manapun tak akan nampak indah
jangan pernah kau sia-siakan cintamu
karna hanya dengan cinta
manusia dapat terus bernafas...........

Oleh :  Ari Mustofa
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Sabtu, 25 Oktober 2014

KISAH KITA

Sabtu, 25 Oktober 2014





                                                                        KISAH KITA






Tetesan embun di pagi hari
Terasa nan sejuk menyentuh hati
Gelapnya malam
Kini sirna di serap cahaya

Tetesan air matamu
Menjadi duri di hatiku
Tetesan air mata di setiap kesedihanmu
Terasa pedih dalam hati ini

Angin terus bertiup ke arahnya
Membawa butiran debu ke udara
Kumpulan debu bak jadi satu dalam keramaian

Sebuah kisah antara kau dan aku
Kelak terbawa hempasan angin
Terbawa dalam kebahagiaan

Sebuah dari kisah kita
Selalu akan jadi air yang slalu mengalir
Lewati batuan rintangan yang terjal
Takkan mampu menghentikan perjalanan cinta kita

Kisah kita telah jadi garam di lautan
Yang tak pernah lepas dari alirannya

Kini kisah kita semakin melangkah jauh
Tak tau dimana mulainya
Tak tau juga dimana akhirnya
Harapan dan harapan terus ada

Aku dan kau bagaikan bulan dan bintang
Aku terlihat gagah saat bersamamu
Tapi aku terlihat lemah tanpamu

Alunan ombak memecahkan batuan
Tak seperti hempasan ombak menghancurkan daratan
Bila mentari tak melihat
Awan pun enggan tuk menutupinya

Desiran pasir di tepi pantai
Seolah jadi uraian tentang kisah-kisah kita
Pasir putih yang terus singgah di balik beningnya air
Seolah membuka rahasia diantara kita

Angin nan sejuk terhirup hidung ketika lewati dedaunan pohon
Seakan membawa aku dalam kedamaian
Jika sang pencipta memberikan sebuah mutiara itu kepadaku
Aku akan menjadi rantai yang selalu menjaga mutiara itu

Kisah yang tak sempurna
Akan menjadi kenangan yang indah
Meski kau tak terlihat sempurna
Tapi dengan rasa cinta kau begitu sempurna

Tiada arti tanpa kata
Tiada cinta tanpa ikhlas
Kini hujan akan teteskan air mata kebahagiaan
mentaripun berikan keindahan cahayanya
angin akan datang sejukkan suasana
bulan dan bintang juga ikut berikan doa tentang kisah kita
jarimu yang polos
akan ku jadikan berwarna

Hati mu yang sepi
akan ku hadiri dengan rasa kasih dan sayangku
hidupmu akan ku lengkapi dengan hidupku
matimu akan ku ikhlaskan dengan matiku

Oleh : Hadi Syahputra
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

SELEMBAR PUISI UNTUK KEKASIH

Sabtu, 25 Oktober 2014





                                                  SELEMBAR PUISI UNTUK KEKASIH





Terpaku dalam kegundahan hati
Terasa tak dapat ku lawan dengan jari-jari
Tiada lagi tempat hari yang terasa ada
Hanya lelah
Lelah yang ku rasa……………

Andaikan waktu itu tak terjadi
Mungkin hatiku takan remuk seperti ini
Langkahku terhenti dalam kelamnya malam
Mataku terhalang jurang yang dalam
Pendengaranku sayup-sayup tak menentu
Hatiku terombang ambing dalam ombak kemarahan
Ragaku tak berkuasa untuk berfungsi
Mungkin tiada lagi yang dapat terjadi saat ini
Semangatku lemah hatiku susah
Teringat malam itu yang menyakitkan
Inikah kehidupan?

Kurasa semua bukan seperti ini
Mungkin masih ada titik terang
Yang akan menyinari kegelapan hati
Memberi pujian untuk diri sendiri
Meredamkan semua yang ada saat ini
Hingga aku dapat kembali ke kehidupan yang indah ini

Oleh : Triana
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Jumat, 24 Oktober 2014

MALAM SEORANG MUDA

Jum'at, 24 Oktober 2014






                                                         MALAM SEORANG MUDA





Seorang muda menatap ufuk timur langit senja
Mendengar lagu haru tentang cinta
Dirinya merindu kekasih yang jauh
Untuk dicapai langkah kakinya yang berpeluh

Seorang muda menemui malam sunyi
Bulan penuh rona merah adalah teman setia
Bukanlah kegilaan yang merasuk jiwanya
Ia hanya tak mampu menahan rindu pada kasihnya

Seorang muda melangkah di bawah langit kelam
Merenungi malam kosong tanpa riuh
Jiwanya mengesah menahan keluh
Hatinya tak dapat menghalau rindu yang membetah

Oleh : Faqih Hindami
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

SIAPA MENGAPA

Jum'at, 24 Oktober 2014





                                                                SIAPA MENGAPA





Siapa mengapa
menjadikan aku adalah sebuah alasan terbesar
dimana aku adalah sebuah pertanyaan besar
kamu adalah sebuah jawaban'

Siapa mengapa
kau datang disaat aku sendiri
namun mengapa laku mu belum
terlalu rayu untuk hatiku

Siapa mengapa
yang mencintaiku menjadi lebih bangkit
memilihmu karena gairahmu
akan menjadikanku sebuah sebab alasan siapa mengapa

Oleh : Yayang Ayu Nuraeni
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Kamis, 23 Oktober 2014

INGIN BERSAMAMU

Kamis, 23 Oktober 2014





                                                             INGIN BERSAMAMU





Aku tak prnah ingin melupakan dirimu.
Apalagi benci.
Sekian masa sekian cerita tlah kita lewati.
Suka dn duka brsama.

Sungguh berat untk kulupakan.
Sangat tak mungkin untk benci.
Karena kau sangat berkesan.
Karena kau sangat mendalam.

Percayalah kekasihku.
Hanya satu kau kasihku.
Dan hanya satu inginku.
Hidup bersama denganmu....

Oleh : Jefri Sinaga
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

KEINADAHN MELEBIHI BINTANG

Kamis, 23 Oktober 2014





                                                   KEINADAHN MELEBIHI BINTANG





Bercak-bercak langit runtuh dan meredam mimpi-mimpi.
Terus ada dan menjadi noda,
noda yang takkan pernah dibenci.
Noda ketakjuban...
Noda-noda keseimbangan alam.

Ah, tapi itu terlalu jauh..
Aku ingin merangkai bintangku sendiri.
Hati ku jadikan angkasa.
Dan sayang, rindu, kemudian cinta ku rangkaikan di dalamnya.

Takkan terhapus menjadi kilauan-kilauan masa depan yang indah.

Kamu, adalah keindahan melebihi Bintang...

Oleh : Hend Untuk Lala
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Rabu, 22 Oktober 2014

HARAPAN ENGKAU CINTA SEJATIKU

Rabu, 22 Oktober 2014





                                              HARAPAN ENGKAU CINTA SEJATIKU





Hembusan angin menyentuh raga
Tentram hati ku terasa
Setelah sekian waktu kuhabiskan
Akhirnya kau di depanku

Emm.... kau datang di saat tepat
Saat sunyi kosongnya hatiku
Saat rasa ingin ini besar
Ingin akan indahnya cinta

Oh.... ku harap memang engkaulah
Suratan takdir bersama hatiku
Sekarang t'lah terungkap
Semoga kau lah pencarian selama ini

Memang ku tak tahu pasti
Kau pasangan sejati hatiku
Namun tetap ku jalani cinta ini
Akan kutemukan jawaban itu

Oleh : Farhan Ariq Rahmani
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

PUJAAN HATI

Rabu, 22 Oktober 2014





                                                                     PUJAAN HATI





Oh pujaan hati ..
Kaulah pujaan hatiku
Kau yang ku inginkan
Kau yang ku cari selama ini

Sejak pertama ku melihat dirimu, ku langsung jatuh hati padamu
Ku lihat matam, ku lihat matamu, ku lihat senyummu
Senyummu begitu manis dan indah
Matamu bersinar hingga ku terpesona ketika melihatmu

Ku ingin memilikimu
Ku ingin mendapatkanmu
Ku ingin kau menjadi milikku selamanya
Karena ku tak mau kehilanganmu

Bagiku kau adalah Pangeran Hati dalam hidupku
Bagiku kau adalah belahan jiwaku
Bagiku kau adalah jantung hatiku
Kau adalah cinta pertama dan terakhirku

Oleh : Nisa Lyla Lebihdaribintang (Annisa Wibawanti)
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Selasa, 21 Oktober 2014

LEMBARAN BARU

Selasa, 21 Oktober 2014





                                                                LEMBARAN BARU





Dalam keremangan malam
Kau temukan aku dengan jiwa lusuh
Dan dalam keramaian dunia
Kau temukan aku berteman sepi

Kini kau datang
Menawarkan racun dalam darahku
Membebaskan aku dari jeruji sunyi

Oh cinta padamu aku bermunajat
Papahlah hati ini yang semakin pekat
dari cerita lama yang berkarat

Aku terluka
Kisahku antah berantah
Hilang bertabur duka
Apalah dayaku
Hati tersaput kalut
Cintaku tak cukup mampu terangi hati yang berkabut

Dan kini kau ada
Membuka lembaran baru
Bangkitkan asa dengan kisah baru
Pendamkan nestapa cerita lama

Oleh : Cen Rian
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

CATATAN AKHIR PERJALANAN KITA

Selasa, 21 Oktober 2014





                                                CATATAN AKHIR PERJALANAN KITA





Saat yang mungkin tak akan pernah terulang
kala kita habiskan tetes ...detik demi detik perjalanan hidup
di kala ku merasa sakit.... kau obat mujarab ku
di saat ku resah.. kau penenang hatiku

Saat yang mungkin tak akan pernah terulang
saat kau katakan isi jiwa mu untuk ku
saat kau belai pipi dan rambutku dengan ketulusan mu
saat kau sandarkan kepala di dada ini

Saat yang mungkin tak akan kembali
saat senyum mu menjadi obat kangen ku
saat sedih mu merobek suasana hati ku
saat tetes air mata mu ku hapus

Sungguh rasa hati tercekat
napas seolah tersengal berat
saat jalan ini harus terhenti di ujung pelabuhan baru
aku sungguh ingin dengan mu

Perjalanan ini mungkin hanya untuk saat ini
tapi jiwaku menyertaimu selamanya
langkah ini mungkin terhenti di sini
tapi hati ku mendampingi dalam setiap langkah mu

(syair penghargaan utk sahabat yang harus terpisah dari kekasih hati)

Oleh : Haris Alams
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Senin, 20 Oktober 2014

DI KELOPAK BUNGA

Senin, 20 Oktober 2014





                                                                DI KELOPAK BUNGA





Aku tersipu disapa awan
Dalam bisiknya ...
Lembayung di sisi mentari senja
Seperti penari menghaluskan makna

Dikelopak bunga kita sama
Menyebar wangi menuai birahi
Kelak kan kita petik buah tak berduri
Menjadi hari penuh arti.

Oleh : Rim Putra Sunda
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

JANTUNGKU

Senin, 20 Oktober 2014





                                                                   JANTUNGKU





Dalam bahasa kalbu ku uraikan segenggam doa
meminta dan mengiba atas nama cinta
tuk tegar dalam menguasai cemburu hati
tuk sanggup membina cinta yang redup
entah kesetiaan seperti apa yang ku punya
namun hati ini tetap satu untukmu
entah seberapa jauh kau berlari
ku tetap di belakangmu....
meski ada nyawa yang terbuang
ku rela

Adakah kau mengerti disana
istanaku tetap utuh seperti dulu
penuh dengan hiasan canda dan tawamu
dan masih mekar pula bunga yang kau titipkan itu
dalam asa ku berdoa
ku jaga cintamu....
ku jaga hatimu...
ku jaga salu.....

Kau ingin tahu doaku padaNya?

" Yaa Rabbi..
ku takkan biarkan cintaku terbias oleh Kuasamu
ku takkan pernah takut padaMu

Demi Cinta.......
Demi Namamu...
seberapa besar Kuasamu
seberapa berat ujianMu

Ku hadapi dengan senang hati
meski Kau utus seribu Izroil Kepadaku.
meski kau luluhkan air nerakaMu

Aku Tak Takut.

Karna dia adalah harapanku
karna dia adalah nyawaku
dan karena dialah....
pembawa kasihMu padaku

Namun...
jika Kau berikan dia untukku...
Demi Keagunganmu.

Ku berani Kehilangan dia sekarang
tapi pertemukanlah aku dengannya
Dalam Hari KeabadianMu nanti
untuk sekedar mengucapkan cinta padanya

Oleh : Ibnu Abhi
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Sabtu, 18 Oktober 2014

RAYUANMU....

Sabtu, 18 Oktober 2014





                                                                   RAYUANMU....





Kekasihku,
Jika engkau bumi, akulah matahari
Aku menyinari kamu
Kamu mengharapkan aku
Ingatlah bahtera yang kita kayuh, begitu penuh riak gelombang
Aku tetap menyinari bumi, hingga kadang bumi pun silau
Lantas aku ingat satu hal
Bahwa Tuhan mencipta bukan hanya bumi, ada planet lain yang juga mengharap aku sinari
Jadi..
Relakanlah aku menyinari planet lain, menebar sinarku
Menyampaikan faedah adanya aku, karena sudah kodrati
dan Tuhan pun tak marah
Kekasihku,
Bila kau memang mentari, sang surya penebar cahaya
Aku rela kau berikan sinarmu kepada segala planet yang pernah TUHAN
ciptakan karna mereka juga seperti aku butuh penyinaran dan aku pun juga
Tak akan merasa kurang dengan pencahayaanmu
AKAN TETAPIIIIIIII..
Bila kau hanya sejengkal lilin yang berkekuatan 5 watt, jangan bermimpi menyinari planet lain!!!
Karena kamar kita yang kecil pun belum sanggup kau terangi
Bercerminlah pada kaca di sudut kamar kita, di tengah remang-remang
Pencahayaanmu yang telah aku mengerti untuk tetap menguak mata
Coba liat siapa dirimu MENTARI atau lilin ? PLIS DEH

Oleh : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

INDAHNYA PERSAHABATAN

Sabtu, 18 Oktober 2014





                                                   INDAHNYA PERSAHABATAN






Tiada Mutiara Sebening Cinta..
Tiada Sutra Sehalus Kasih Sayang..
Tiada Embun Sesuci Ketulusan Hati..

Sahabat Bukan,
Matematika yang dapat di hitung nilainya..
Ekonomi yang mengharapkan Materi..
PPKN yang di tuntut oleh Undang-Undang..

Tetapi,
Sahabat adalah Sejarah yang dapat di Kenang Sepanjang Masa ...

Oleh : Desmailiai Irawan
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Jumat, 17 Oktober 2014

JEMAH TABIR YANG KAU SULAM DENGAN SENYUMAN

Jum'at, 17 Oktober 2014





                              JEMAH TABIR YANG KAU SULAM DENGAN SENYUMAN





Nuansa hari ini berjalan sangat pelan
Menuntunku dalam hari semu bermadu
Degup yang berbinar rindu kutitipkan lewat mimpi
Inginnya membuai mesra jemarimu

Sepotong kata yang tiap waktu berima
Membawa aroma dinginnya salju ke dalam dada
Sepatah sajakmu yang berdenyut mesra
Tak meletihkanku untuk mengagumimu

Biar lupakan kenangan yang menjadi cerita kelabu
Dan rasakan jangkah mata ini yang melejit semakin jauh
Dan semakin tau isi hatimu
Semua tau dari tarian gemulai senyum lembutmu

Yang membalut kesepian dalam paras berbuih
Disini aku masih tergelap cinta menunggumu
Membingkai hati dengan selimut kerinduan
Pada tepi ranting beruas yang menopang perhatianmu

Remuk merobek rusukku bila kau abaikan aku
Karena sebegitu panjangnya putaran hari tanpamu
Meski engkau tegap meratap kalbu
Tetap saja ku termangu membisu,

Oleh : Rezpectz Princez
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

DAYANG KASIH

Jum'at, 17 Oktober 2014





                                                                DAYANG KASIH





Kerap datang dalam mimpi
Lamunan mata hati terbayang-bayang selalu
Serupa sirr rotasi penuhi kulbi
Kiblat telah berganti arah padamu

Sajadah kuhampar pasrahkan diri
Untukmu, dinda
yang penuhi ruang khalwat
menari-nari di jidat

Hijab singkap sudah
usai pilah pilih akhir kurapatkan
simpuh sujud aku padamu
perkenankan kulilit benang merah mengikat kita
dalam romansa cinta karenaNya
kelak saat waktu telah takluk

Oleh : Martin
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Kamis, 16 Oktober 2014

SETENGAH LAGI MASIH MENYATU DI JIWAKU

Kamis, 16 Oktober 2014





                                       SETENGAH LAGI MASIH MENYATU DI JIWAKU





Sentuh hangat pagi menepuk.
Lukis garis ilalang membayang.
Titik pertemuan antara gelap dan terang tertekuk.
Melipat gelap meski pagi masih membungkuk.

Terdengar nyanyi penyair suara.
Seperti lantun rindu selepas mimpi.
Dari lelap mata hingga sadar membuka.
Tak lagi terhauskan peluk sang sepi.

Dari tempatku terduduk aku rindu.
Usap ketika jari memeluk rambutku.
Dari jarakku menatap aku membeku.
Terkaku dalam bujur arah rinduku.

Aku pernah bertanya tentangmu.
Pada ranting yang terkubur daun kering.
Dengan tiap warna langit yang membiru.
Bahkan bertanya senja ketika dengan petang dia bergunjing.
Ini tanyaku,
" wahai ranting,warna langit dan senja bergunjing, jika aku adalah sang perindu yang beku dan tiap syairku hanya ku lemparkan pada kalian. Apakah kalian masih mampu menjadi basah dari sang kering,tetap biru meski gelap mengadu ataukah tetap ada ketika malam merebut masa?"

Dari selipan sang fajar terjawab.
"Itulah rindu...!!"
terikat namun mampu menghempas.
Kuat tapi melemahkan nafas.
Dan jika ada yang bilang rinduku setengah mati.
Maka aku yang akan bilang rinduku setengah pergi.
Separuh ada pada nafasmu.
Setengah lagi masih menyatu di jiwaku.

Oleh : Eko Putra Ngudiraharjo
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

CINTA

Kamis, 16 Oktober 2014





                                                                          CINTA





Satu rasa untuk cinta
terhalang satu asa dalam dada
sebuah kisah berlalu indah
dalam alunan kehidupan tanpa resah

Angin berlalu membawa debu,
cahaya mata berlalu dalam kalbu,
ketika satu pinta berlalu,
jawab taktersisa,

Masih ku rasa,
keheningan menemani awal kehidupan,
masihkah selaksa terpatri,
saat jalan menuai duri,

Detik detik berlalu begitu sendu,
tapi tak ku temukan disisiku,
keheningan tetap tak bersuara,
apakah bisa tetap ku panggil,
kau dengan nama CINTA..

Oleh : R. Hakiem
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Rabu, 15 Oktober 2014

PENANTIAN

Rabu, 15 Oktober 2014





                                                                    PENANTIAN






Seiring waktu berjalan
tetap ku simpan cinta ink untukmu
kadang manis kadang pahit
bukan rasa lidah tapi rasa hati.

Kemarin
janjiku tlah terucap untuk menunggumu
kembali lagi menjemputku.

Kasih
doaku slalu mengiringimu
berusaha untuk kembali padaku
untukku dan hanya padaku.

Aku yakin Tuhan kan bantu kita
melewati beribu sarang penantian
aku yakin atas kuasa-Nya
cinta ini kan kembali pada ujung penantian

Oleh : Sella Mauliana
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

ALANGKAH LUCU SENJA INI

Rabu, 15 Oktober 2014





                                                       ALANGKAH LUCU SENJA  INI






Senja,
Ku menatap langit yang indah,
Entahlah begitu aku terpana oleh panoramanya,
Keindahan apapun akan kalah.

Senja,
Saat aku tersenyum dibuatmu,
Kau memancarkan warna lain yang tak pernah ada,
Ah, aku hanya bisa melihatmu.

Senja,
Kau begitu cepat menghilang tinggalkanku sendiri,
Tapi ku tahu kau akan datang esok, esok dan seterusnya,
Alangkah lucunya senj

Oleh : Gan-gan Saepul Gandi
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Selasa, 14 Oktober 2014

KUSEBUT ENGKAU BIDADARI

Selasa, 14 Oktober 2014





                                                      KUSEBUT ENGKAU BIDADARI







Di jelaga tunggu, aku mengenalmu. Ketika segala teduh kutemu pada bibirmu yang membiusku dengan seulas senyum. Aih, lesung pipimu selaksa pelangi yang merupa tujuh warna keabadian. Dalam tatap mataku, segala lekuk tubuhmu adalah pahatan terindah dari jemari Tuhan. Sungguh, engkau adalah keajaiban.

Sukar kutakar segala sabar untuk menaifkan seranum rindu yang tiba-tiba menggantung dalam tangkai jiwaku. Adakah aku mencintaimu? Entahlah, sepertinya sulit menafsirkan segala gejolak dalam batinku. Namun, sungguh tak dapat kutahan gelegak asa yang membuncah dalam dada, maka usah menitah kesal jika kusebut engkau bidadari.

Ya, kusebut engkau bidadari, sebab pesonamu telah menitah muasal hati untuk menghambur benih-benih cinta dalam remah-remah hati. Pesonamu telah mencipta rindu dalam senarai sanubari.
Maukah engkau bercinta denganku? Saling menyusupkan segala getar rindu yang mengalun dalam simphoni hasratku pun mu! Sungguh, berharap aku kita dapat menyatu; walau kutahu ada hati lelaki lain yang mengikat hatimu.

Namun, dalam yakinku; engkau adalah kehidupanku, dan aku adalah cinta sejatimu, maka biarlah Tuhan yang menentukan takdir jodohmu pun aku!

Oleh : Dani Sukma AS
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

PEREMPUAN ITU KUSEBUT BULAN

Selasa, 14 Oktober 2014





                                                 PEREMPUAN ITU KUSEBUT BULAN







/1/
Perempuan itu kusebut bulan, matanya yang teduh serupa purnama
melingkar di kelopak malam, sebelum akhirnya mengatup dikeheningan
sembari menembang kidung-kidung mimpi di dalam tadarus panjang
saat tidur berjelaga di mataku yang sibuk merapal dzikir keagungan Tuhan

Perempuan itu kusebut bulan, sebab dalam tatapnya ada semacam pijar
menyala dalam jiwaku yang terperangkap gelap, perlahan mengendap
lalu menoktah di atas ranjang menyangga tubuhku yang terkapar
dalam merah-putihnya dzikir yang kurapal, aku pun menemu mimpiku
yang tersangkut di jemari malaikat hingga tak sampai padaku; kecuali secuilnya saja

/2/
Ah, perempuan itulah yang kusebut bulan, sebab aku terpesona pada seringai bibirnya
saat mendesiskan jiwaku yang liar, apalagi saat senyumnya yang menjelma kunang
atau lebih tepat kusebut bintang juga memijar dalam kelelakianku yang menggelepar
serupa gila sasar, alahai... inikah rupanya gelegak nafsu yang terbakar?

Ah, perempuan itulah yang kusebut bulan, sederhana dalam mencinta
hanya berbagi sedekap peluk hangat dan desis manja, lalu kunikmati pergumulan bayang
indah, penuh gejolak, menggelegak, hingga seluruh hasrat terserak
dalam risalah nafsu yang tak habis-habisnya disimak...

Oleh : Dani Sukma AS
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Senin, 13 Oktober 2014

RINDU YANG ABADI DI RUMAH TUHAN

Senin, 13 Oktober 2014






                                              RINDU YANG ABADI DI RUMAH TUHAN






Usah bercerita tentang rindu, sayangku...
sebab telah usai kutanak segala sabar
menunggumu dengan sebaris cemas
selagi cinta diam-diam berkemas
menanti kepulanganmu dari negeri seberang

Sungguh, hidup tanpamu menyisakan luka
pedih menyayat sukma, perih meraja jiwa
hingga menganaksungai mata air air mata
ketika rindu mengalir ke ulu hati
ketika kasihmu mencipta laut setia di relung sanubari

Pulanglah, sayang...
aku merindukanmu
seperti purnama yang rindu berpeluk malam
seperti pelangi yang rindu sepijar hujan
hingga abadilah kerinduanku di bumi Tuhan

Oleh : Dani Sukma AS
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

MATA HATI

Senin, 13 Oktober 2014





                                                                      MATA HATI 






Kadang untuk melihat hal yang indah
mata harus berakomodasi lebih kuat dari hati….
Dan untuk mendapat hal yang baik,
hati bekerja lebih cepat daripada pikiran…

Warna membuat mata tak berhenti untuk menatap…
Cinta membuat hati tak segan mengasihi,….
Kadang warna tak perlu ada untuk membuat mata melihat…
Melihat dengan jiwa untuk mendapat asa….

Dan kadang cinta tak perlu datang dengan cepat…
Karena cinta-Nya jauh lebih besar…
Lautuan langit bermandikan bintang membuat mata tak berkedip…
Kasih cinta yang mendekap membuat hati tak pernah berpaling…

Mataku dan hatiku memiliki jiwa….
Pautan erat mematahkan sanggahan…
Mata hati merajai segala kasih dan warna…

Oleh : Mutiara
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Sabtu, 11 Oktober 2014

HUJAN PADA MALAM MINGGU AKHIR

Sabtu, 11 Oktober 2014





                                              HUJAN PADA MALAM MINGGU AKHIR





Aku katakan ini
Pada malam di minggu akhir
Yang sama gelapnya
Seperti malam-malam di punggungku
Yang sama jumlahnya
Seperti senar-senar yang kucumbu
Semesra angin pada daun
Selembut awan pada bulan
Setia seperti predikat pada objeknya

Terus menderas
Mengucur menggaduh di hitam lepas
Mengacaukan metronom alam
Parade di tanah yang basah
Yang tak terlihat oleh kawannya bulan
Mereka yang tidak perlu matahari untuk tahu keadaan bumi
Mengintip di antara kekosongan awan

Dan aku akan bertanya kepadamu
Mampukah matamu berkedip sebanyak itu?
Mampukah bibirmu bergumam secepat itu?
Mampukah tenggorokanmu menelan liur sebanjir itu?
Dan mampukah kau mengingat aku
Sesering percik yang terjadi di tanah basah itu?

Aku katakan ini
Pada malam di minggu akhir
Otakku merekam namamu Nisa
Dan hatiku selalu memutar ulangkannya
Setiap tetes yang jatuh itulah ketukannya
Aku katakan ini
Pada malam di minggu akhir

Oleh : Dhika Zakaria
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

UNTUKMU

Sabtu, 11 Oktober 2014





                                                                       UNTUKMU








Ini lah aku,,
aku yang bagimu tak sempurna,,
aku yang bagimu biasa,,
aku yang bagimu tak pantas untuk kau lirik,,
bahkan untuk kau lihat..

Namun,,
jangan lah kau pandang aku,,
pandang lah hati dan perasaanku..
karna di dalam hati dan rasaku,,
ada rasa yang sempurna untukmu,,
ada rasa yang luar biasa untukmu,,
dan ada rasa yang harus kau lihat,,
bukan hanya kau lirik,,
dan smua itu hanya untukmu..

Walau entah kapan,,
kau akan memandang hati dan rasaku,,
aku akan slalu memberi yang terbaik untukmu...

Oleh : Rachman Dika
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Jumat, 10 Oktober 2014

HARAPAN SEMU

Jum'at, 10 Oktober 2014





                                                                HARAPAN SEMU






Aku mencintaimu bukan untuk memilikimu
aku mencintaimu untuk menjagamu
ketika engkau rapuh aku kan membantumu tuk berdiri
ketika engkau sedih aku kan hadir tuk hapus air matamu

Dan ketika semua orang membencimu
aku akan tetap menemani setiap langkahmu
aku tak akan memaksamu tuk mencintaku
karena aku hanyalah bongkahan kayu yang hanya tergeletak di depan pintu hatimu

Tapi aku ingin satu hal darimu
menegoklah kebelakang ketika kau bahagia dengan orang lain
menengoklah kebelakang ketika engkau tlah bahagia
karena di belakang
ada aku yang tersenyum untukmu
berdoa untuk keindahan hidupmu
meski aku tlah rapuh dengan sejuta harapan semu

Oleh : Sella Mauliana
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

ROMANTIS

Jum'at, 10 Oktober 2014





                                                                     ROMANTIS 





Cinta ku,aku sayang padamu
kedua tangan ini tercipta hanya untuk menggenggam tanganmu
kedua mata ini tercipta untuk melihat indahnya senyum mu
kedua kaki ini ada untuk berjalan mengiringi setiap langkahmu

Dan bibir ini ada untuk selalu mengungkapkam kata"cinta untukmu
telinga ini ada karena untuk mendengarkan keluh kesah mu syank
hatiku telah kau genggam
hatiku telah kau miliki

Aku disini akan selalu syang dan cinta padamu
dalam suka dan dika mu

Oleh : Arinda Ramadani
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Kamis, 09 Oktober 2014

KESETIAAN

Kamis, 09 Oktober 2014





                                                                    KESETIAAN





Terpancar di rautmu
cahaya surga seorang wanita
lembutmu bersahaja tak direka
anggunmu penuh santun
senyummu siratkan rona keikhlasan

Tak banyak resah kau desah
saat kau kubawa pada jalan yang liku berbatu
tak ada sesal kau tinggal
kala kita terganjal di ladang gagal
kesetiaanmu tetap utuh

Sayangku!
maafkan suamimu
yang belum mampu memanjamu
memberi arti yang selama ini kau cari
menyuguhkan sesuatu yang kau mau

Sayangku!
sekalipun hidup ini misteri
namun kutahu pasti suatu saat nanti
kan kudapati sesuatu yang selama ini kau ingini
dan itu kan kupersembahkan utuh untukmu

Percayalah!!

Oleh : Ato Paskal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09