Sabtu, 28 Februari 2015

AKU MASIH BERHARAP

Sabtu, 28 Februari 2015






AKU MASIH BERHARAP






Aku masih berharap
Menemukan sebongkah hati dilubuk itu
Walau harus mengais dalam gelap
Merajut mimpi tatkala siang

Aku masih berharap
Mencairkan bekuan itu
Sebelum waktu mendahului
Sebelum raga tak terkendali

Aku masih berharap
Meski malam selalu malam

Meski aku tahu semua yang kuharap
Tak dapat kugenggam
Tapi aku masih berharap
Sebelum aku tak bisa berharap

Oleh :  NN
Diposkan oleh : Teddy Silvanus

ASA TENTANG CINTA

Sabtu, 28 Februari 2015





ASA TENTANG CINTA





ketika hati telah terbius oleh rasa
ketulusan tetap terjaga untukmu
sekalipun luka begitu terasa
namun hati tetap merindu
dalam kata-kata penuh makna

sekilas membahas asa
untuk menunggu bersama rindu
begitulah arti cinta dalam rasa
menunduk ikhlas untukmu

Oleh :  Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus

Jumat, 27 Februari 2015

ADAKAH ENGKAU MENCINTAIKU

Jum'at, 27 Februari 2015






                                                  ADAKAH ENGKAU MENCINTAIKU






beribu hari ku lalui bersama mu….
namun kau tak pernah peduli kan hadirku….
berjuta masa ku menemani raga mu…
namun bathinmu tak pernah ingin kan ku…

hingga ambang batas rasa cintaku….
ku langkahkan kaki menjauhi mu….
namun tetap tak kau relakan….
apa yang sebenarnya ada dalam kalbumu???

cinta atau kah sebatas keinginan dan ke egoisan???
ku terdiam sejenak tuk memutuskan…
namun cinta ku pada mu tetap berkobar…
dan kuputuskan untuk tetap tinggal di dekat mu…

hari pun silih berganti…
namun kau tetap seperti yang dulu…
acuh dan tak peduli pada cintaku…

dan hingga batas waktu ini…
slalu dan kan slalu kUpertanyakan…
adakah engkau mencintaiku

Oleh :  NN
Diposkan oleh : Teddy Silvanus

AKU DAN CINTAKU

Jum'at, 27 Februari 2015





                                                                 AKU DAN CINTAKU






Dia dan cintanya….
Aku dan cintaku…
Aku mencintainya dan aku lelah..
Sedikit nakal aku bermain dalam kejenuhanku

Mencoba meramba pelan mencari sesuatu yang baru..
Sesuatu yang membuatku menenggelamkan bosanku…
Jika seperti ini, siapa yang bersalah..???

Aku dan kelelahanku, atau dia yang membuatku lelah…???
Aku dan kejenuhanku ataukah dia yang membuatku jenuh…???
Aku sakit namun tak mampu berpaling…
Aku lelah namun tak sanggup tuk pergi…
Aku terluka namun aku mencinta..

Mencinta pada dia…
Kekasih jiwa yang membuatku lelah…

Oleh :  NN
Diposkan oleh : Teddy Silvanus

Kamis, 26 Februari 2015

INGIN KU MILIKI DIRIMU

Kamis, 26 Februari 2015





INGIN KU MILIKI DIRIMU







Terlalu lama ku pendam
Semua rasa ini padamu
Kini ku sudah tak tahan
Ku ingin kau tau semua..
Aku lebih dulu mencintaimu
Aku lebih dulu mengenalmu
Bukannya dia..
Cinta itu harus diungkapkan
Cinta itu harus memiliki
Tak kan kulepaskan dirimu
Memang tinggi egoku
Namun.. ingin ku miliki dirimu..
Demi cinta yang t`lah lama ku pendam
Demi mengganti semua pengorbanan
Yang t`lah ku lakukan untukmu
Kau harus jadi milikku..

Oleh :  NN
Diposkan oleh : Teddy Silvanus

TERLENA KILAUAN DUNIA

Kamis, 26 Februari 2015





TERLENA KILAUAN DUNIA






dimana kilauan emas permata.
yang pernah dibanggakan dahulu.
berdiri diatas singgahsana intan.
namun kini sirna diterjang badai.
terkubur sepi bersama pusara.
berbalutkan kain putih.
sekedar amanah ilahi dunia ini.
yang abadi hanya setelah kematian.
itulah kehidupan sejati yang hakiki.

Surabaya 

Oleh :  Zharif 
Diposkan oleh : Teddy Silvanus

Selasa, 24 Februari 2015

IBU

Selasa, 24 Februari 2015





IBU






Tak ada yang bisa menandingi kasih ibu
yang tulus dengan sejuta rasa sayang untukku
di saat aku bahagia ibu selalu tersenyum
di saat aku terjatuh ibu selalu mmberiku semangat
hanya engkaulah ibu.. yang bisa bangkitkan aku
dari kelemahan hidup yang semakin nyata
tak lagi kau rasakan peluhmu bercucuran
saat kau membimbing dan menjaga aku siang dan malam
betapa berartinya satu tetes keringatmu untukku
karena itu tanda kasih sayangmu untuk aku anakmu
ibu.. berjuta cinta yang ada di dunia ini
tapi semua tak ada yang bisa mengalahkan rasa cintamu
kini aku menyadari betapa tulus kasih sayangmu
yang tak henti kau berikan untukku sampai saat ini
aku berjanji akan bahagiakan ibu sampai akhir hayatku.

Bandung 

Oleh :  Pratiwi Dinata 
Diposkan oleh : Teddy Silvanus

TERIMA KASIH

Selasa, 24 Februari 2015





TERIMA KASIH






Terima Kasih Ibu ,
atas segala amanah dan pesan
kini baru aku mengerti
kini baru aku sadari
semua kalimat teguran itu
sesuatu azimat yang sangat berharga
dan tak ada tandingannya
kini menjelma menjadi sesal
saat aku sadari
aku terlalu jauh langkahkan kaki pada kesalahan
nyanyian merdu waktu ku kecil dulu
yang terkadang menjelma seperti matahari
hangatkan dan terangi hari-hari
Kasih sayangmu
tak akan terganti disisi
tak akan ada
segala bentuk kepedulianmulah
yang menompang dengan ringan di pundakku
bila saat ku jauh
dan selalu menangis , merindu hadirmu
Terima Kasih Ibu ,
segalanya menjadi berarti
seperti hari penuh terang senyumanmu
bila malam terlalu mengerikan
untuk ku taklukkan , untuk ku kalahkan
Terima Kasih Ibu ,
aku pinta
jangan pernah bosan
memberi kasih dan cinta seperti dulu
Terima Kasih Ibu .

( Selamat Hari Ibu , 22 Desember 2011 )

Djogjakarta 

Oleh :  Wong Djogja
Diposkan oleh : Teddy Silvanus

Senin, 23 Februari 2015

KEINGINAN YANG TAK MUNGKIN

Senin, 23 Februari 2015





KEINGINAN YANG TAK MUNGKIN






ingin ku kembali ke jaman...
masa indah yang sungguh nyaman...
berjalan tanpa beban ....
gembira ria penuh keceriaan...
gelak tawa membahagiakan...
rengekan, tangisan...
usil dan kenakalan..
tak kan jadi kedukaan...

ingin kembali ke jaman...
yang penuh harapan...
akan cita dan impian...
walau ada kemanjaan...
semangat tak kan diragukan...

ingin kembali ke jaman...
hati bersih tanpa kotoran...
noda dan dosa masih terelakkan...
tiada iri dengki dan hasutan...
cela cemooh dan fitnahan....
taat setia tanpa bantahan ...
tulus ikhlas tiada umpatan....

ingin kembali ke jaman...
saat yang membahagiakan...
ada Ayah Bunda yang selalu perhatian...
kasih sayang dan cinta mereka berikan...
tak alpa bimbingan tentang kebenaran...
agar taqwa pada Allah Ar-Rahman...
dan cinta Muhammad Nabi Akhiruz Zaman...

ingin kembali ke jaman...
jaman kanak-kanak penuh mainan...

sekarang masa paling bosan....
banyak kutemukan....
suatu permainan...
yang menyakitkan....

Oleh :  CYang Uthy Fatimah 
Diposkan oleh : Teddy Silvanus

PAWANG KEHIDUPAN

Senin, 23 Februari 2015






PAWANG KEHIDUPAN






Saat Sang Awal , Lanange Jagad lena dalam tidur
atas kehendak Nya,
sepotong tulang rusuk pada awalnya,
menjelmalah sesosok Bidadari Maha Sempurna,
Sang Hawa, Maha Wanita , jelita tanpa tanding
melalui lapisan atmosfir dan mega persada angkasa raya,
kerna terlena pada rayuan Bianglala,
Yang Maha Awal diusir kedunia fana,
meninggalkan tanah penciptaan, taman Eden Syuarga loka
dan poyangku terdampar ditanah Andalas,
karena tautan kasih, cintapun mewujud dalam sang Muham
maka sebagian usia, nyawa, peruntungan ,
bahkan hak kehidupan yang diwarisinya sebagai sang Hawa,
diikhlaskannya atasku, saat kuhadir didunia fana
sembilan bulan masa derita , pelunasan atas lenanya,
saat memakan dan memberikan buah larangan pada pasangannya,
diantarkanya aku dengan tali puser
dibekalinya dengan ari ari, yang adalah dirinya
jeritan pertamaku, memutuskan sangkakala senyawa
maka kuterimalah karmaku sebagai sang Muham
meski terbata bata dalam lindungan kasih bertautkan nyawa
diantarkannya aku dalam asuhan bertaruhkan segalanya,
tak ada hitungan apapun yang kutemui dalam buku jiwanya,
berarti aku datang dengan gratis ,
bahkan sebagian nyawanya dibekalkannya pula,
duh...apalah gerangan balasan yang mesti dia terima,
tapi nyatanya : perlawanan, penolakan, kebencian
segala bentuk durjana , kuhempaskan dihadapannya
hingga airmatanya mengalir ke asal kehidupan di Syuarga Loka,
menangislah Empat puluh Malaikat penjaga nya,
kerna alfaku menjadi tanggungannya,
duh....Emak, sekarang apa yang bisa kulakukan
ketika panggilan pulang telah kau aminkan,
tak cukup bekal yang telah diberikan,
untuk memahami arti sebuah kelahiran.....
kerna segala yang ada berasal dari rahimnya
dibawah kakinya disimpan kunci Syuarga loka,
kemana harus kucari jejakmu, emak
kenapa tak kau titipkan kunci kehidupan
agar bisa aku renungkan.---------

Makassar, 22 Desember 2011. surat permohonan maafku untuk emak


Oleh :  Drs Mustahari Sembiring.

Kiriman : Putra Kmdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus

Sabtu, 21 Februari 2015

SAYATAN TERINDAH

Sabtu, 21 Februari 20






                                                             SAYATAN TERINDAH






Guratan sang waktu melukiskan kenangan..
Jalan berliku tak lagi ku lihat adanya..
Semilir jutaan cerita terindah menghampiriku..
Merangkul setiap harapanku,,,

Mataku seakan berbinar menatap indah sayatan baru dalam hidupku,,
Sayatan yang lama ku impikan disetiap malamku..
Senyummu penyejuk kalbuku...
Tatapan mataku semangat letihku..

Kau sayatan terindahku..
sayatan yang tak mungkin tergantikan..

Oleh : Farida Febryans
Diposkan oleh : Teddy Silvanus

KAMU SANGAT BERARTI DALAM HIDUPKU

Sabtu, 21 Februari 2015




KAMU SANGAT BERARTI DALAM HIDUPKU





Sungguh indah bola matamu...
Sangat manis senyumanmu...
Ku tak mau kehilangan cintamu...
Karna kamu sangat berarti dalam hidupku...

Namamu telah terukir indah di dalam hatiku...
Bayangmu selalu hadir di setiap mimpi indahku...
Ku ingin kamu menjadi cinta terakhirku...
Menemaniku hingga akhir hayatku...

Sayang andaikan engkau tau...
Hati ini selalu memanggil namamu...
Cintaku ini selalu ada untukmu...
Tiada yang lain selain dirimu...

Oleh : Dede Febrian Hidayat
Diposkan oleh : Teddy Silvanus

Jumat, 20 Februari 2015

BUKAN TENTANG KITA LAGI ( PART 1 )

Jum'at, 20 Februari 2015





                                            BUKAN TENTANG KITA LAGI ( PART 1 )





Beri aku kata
tuliskan aku tentang satu kata itu
beri aku kata
ajari aku kata itu
ajari aku mengeja kata itu
karena saat ini aku kosong
tak ada kata di otakku
ajari aku kata - kata itu agar menjadi sebuah kalimat
ajari aku kata - kata itu agar menjadi sebuah paragraf

Ajari aku sebuah kata
agar aku bisa
mengejanya menjadi sajak atau syair
tak lagi tentang kita
bukan lagi tentang kita
mungkin bukan tentang kita lagi

Beri aku kata
ajari aku kata itu
tuliskan aku tentang kata itu
ajari aku mengeja kata itu
biar indah menjadi syair
biar merdu kubacakan di jelang tidurmu nanti.

Djogjakarta 

Oleh : Wong Djogja
Diposkan oleh : Teddy Silvanus

30 HARI TANPA CINTA

Jum'at, 20 Februari 2015





                                                             30 HARI TANPA CINTA






Sekian lama ku coba
menepis kisah yang pernah ada
melupakannya , jika aku bisa
sampai kini kau kembali padanya
mungkin agar kau bisa , menghapus cerita
meski memang tak akan pernah ku bisa
hingga sampai dia membiusmu tuk melupakan tentang kita

Sakitnya ,
saat ku tau semua
kau relakan aku , kau lepaskan aku
demi kekasih lamamu
demi kekasihmu yang dulu

Apa yang mesti ku lakukan tuk melupakanmu
saat kau tak ada
saat kau nikmati berdua dengannya
yang tak pernah ku mau
kau yang tak pernah tau
mungkin memang kau tak pernah mau tau
apa yang terjadi denganku
saat dia , menggantikan semua saat aku denganmu
saat kau ada denganku disini
kini semua terelakkan , ku lepas.

Djogjakarta 


Oleh : Wong Djogja

Diposkan oleh : Teddy Silvanus

Kamis, 19 Februari 2015

TAK SEPUTIH KAPAS LAGI

Kamis, 19 Februari 2015





TAK SEPUTIH KAPAS LAGI






Cinta ini membuat kita saling menjauh.
tak dapat saling memahami diri masing-masing.
engkau yang diam , aku pula diam .
engkau menjauh , aku sakit mencoba tuk lebih jauh lagi.
rasa itu membusuk ,
rasa itu semakin membusuk
Jika ku tahu akhirnya jadi begini.
mungkin kan tukar waktu.
meminjam waktu agar ini tak terjadi.
tapi terlanjur
Engkau diam ,
aku diam diam pula.
mencoba lupakan jika ku bisa.
atau setidaknya menjauh .
lari dari keadaan bukan kenyataan.
Ku anggap saja cerita ini memang sudah di tulis Tuhan.
dalam catatan kecil buku Takdir-Nya.
ku anggap saja ,
ini memang sudah menjadi jalan hidup
atau setidaknya , naskah yang terpaksa ku hafalkan
awalnya ,
ku hanya mencoba satukan kenyataan rasa.
Padamu yang dulu ku mahu.
kini tak jelas.
ku pikir ini hanya untuk sementara.
atau setidaknya .
kau masih terlalu sibuk dengan hatimu.
tapi diam-diam ,
waktu membuat yang ada membisu.
diam-diam .
egois membuat kita saling menjauh.
dan aku yang lebih memilih untuk mengalah.
atau setidaknya diam tak bicara.
aku anggap saja semua memang berakhir , mati.
setangkai bunga yang layu
tanpa harus bermahkota dahulu .

Djogjakarta 

Oleh : Wong Djogja
Diposkan oleh : Teddy Silvanus

IBU AKU

Kamis, 19 Februari 2015





IBU AKU





Ibu.. sungguh aku rindu ibu saat ini
Aku iri melihat orang-orang yang dapat memberikan kado istimewanya untuk ibunya
Di hari yang istemewa ini
Ingin sekali aku membahagiakan ibu mengistimewakan ibu bukan hanya di hari ibu saja
Tapi apa yang bisa aku berikan untukmu ibu kalau saat ini kau jauh dariku tidak ada disampingku dalam sehari-hariku
Aku merindukan masa-masa saat kita masih berkumpul bersama susah senang kau selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk anakmu
Hanya penyesalan yang aku rasakan ketika ku ingat belum sempat aku membahagiakan ibu
Ibu aku..ingin sekali bertemu ibu tapi apalah dayaku terali besi yang kokoh membuat jarak kita tak seperti dulu lagi
Ibu aku..minta maaf yang sebesar-besarnya mungkin kelak kita bisa bersama-sama lagi
Amiin y allah amiin y robbal&alamin

Jakarta 

Oleh : MAYA IRVIANTI IRVIANTI
Diposkan oleh : Teddy Silvanus

Rabu, 18 Februari 2015

HANYA ALLAH YANG MAHA TAU

Rabu, 18 Februari 2015





HANYA ALLAH YANG MAHA TAU





Hanya Allah yang mengetahui...
Seberapa besar rasa yang ada ..
Didalam hati ku untuk mu ..
Dan hanya Allah yang punya hak ..
Menghalalkan rasa ini ...
Yakinlah Allah Maha Mengetahui ...
Dimana pelabuhan terbaik buat hati ini
Wahai insan ....
Yang nama nya ada di hatiku ...
Serah kan lah sepenuh rasa cinta yang ada kepada Nya ...
Akanku kembangkan kasih yang pernah kau tanam didalam hatiku
Biar lah ia pasti akan indah pada waktu nya

Medan,Sumatera Utara 

Oleh : Dyang Uthy Sinta
Diposkan oleh : Teddy Silvanus

UNGKAPAN HATI SEORANG IBU

Rabu, 18 Februari 2015






UNGKAPAN HATI SEORANG IBU






Duhai anakku ...
Tak terlintas sedikit pun melihat kau kini telah tumbuh menjadi dewasa..
Bayangan masa kecil mu masih terasa seperti kemarin saja.
Tawa dan candamu ... senyum dan tangismu ..
Semua masih terlintas jelas pada ingatan ibu .
Duhai anakku ...
Perjalanan hidup ini sudah mulai kau rasakan
Pahit dan getirnya sudah pula kau jalani ..
Pengorbanan hidup dan mati ibu kini juga sudah mulai kau rasakan
Jangan gentar anakku ....
Inilah lakon yang harus kita jalani ..
Tak pernah terpikirkan oleh ibu ..
Untuk minta disanjung ,,
Untuk minta balas jasa ..
Duhai anakku ....
Peluk kasih ibu tulus adanya ...
Tanpa mohon imbalan ..
Pengorbanan ibu lahir dan bathin adalah murni keikhlasan
Kasih sayang ibu abadi untuk mu anakku ..
Tiada yan g dapat menggoyahkannya ..
Hanya Allah lah semua ini terjadi ..
Ridho Allah lah ini terjalani ..

Medan,Sumatera Utara 

Oleh : Dyang Uthy Sinta
Diposkan oleh : Teddy Silvanus

Selasa, 17 Februari 2015

WAHYU MUSTIKA JATI

Selasa, 17 Februari 2015





                                                           WAHYU MUSTIKA JATI





Wahyu Mustika Jati ...
Anugrah keluhuran sejati ...
Berupa kedudukan atau pangkat ...
seorang pemimpin rakyat ...

meraihnya dengan usaha mati-matian ...
naik gunung menyebrang lautan ...
tak ingat itu kawan ...
sanak saudara terlupakan ...
harta benda di taruhkan ...
melanggar kebenaran ...
demi ambisi diri yang di dambakan ..
demi kehidupan rakyatnya ...

apa yang terjadi setelah mendapatkan ...
dapat kita lihat pada kenyataan ...
cerita tinggalah dongeng belaka ...
ajang hiburan sementara ...

jika kita sadari ...
jika semua orang mencermati ...
semua orang memiliki ...
Wahyu Mustika Jati ...
ada di masing-masing hati ...
dan menerapkan mengikut nurani ...
tentu tak kan ada lagi ...
keji dan sewenang-wenang ...

begitupun pada kata Cinta ...
jika semua orang merasa ...
dan faham tentang makna ...
apa itu cinta ....

Oleh :  CYang Uthy Fatimah 
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

SEMANGAT KUDA PERANG

Selasa, 17 Februari 2015





                                                      SEMANGAT KUDA PERANG





Sahabat ku....semua....
jangat kalah dengan semangat kuda...
yang turut berperang
.........berjuang........
demi cita-cita mulia...
demi impian dan cinta...
tanpa putus asa....
tiada putus asa....

aku petik kan satu puisi....
moga jadi inspirasi....


Oleh : CYANG UTHY FATIMAH 
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Senin, 16 Februari 2015

BERILAH AKU RASA

Senin, 16 Februari 2015





                                                               BERILAH AKU RASA





Berilah aku rasa meski tak ada nuansa,
andaikatapun kering semua sungai,
air segara asat tak lagi ada gelombangnya,
atau pun tiris hujan beku dikutub utara...
maka berilah aku rasa ,
meski cuma barang sejenak,
agar bisa kuanyam sisa asa
walaupun semua usaha,tak ada gunanya juga
biarkanlah kurajut kesia siaan itu,
sebagai himpunan ketidakberdayaan,
saat harus pasrah dibatas semangat,
barangkali disitu masih ada bekas rasa,
yang kucari sejak semula
tapi ,mungkinkah ini ada artinya,
jika usia telah senja.............

Makassar

Oleh : Drs Mustahari Sembiring
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

BERI AKU TEMPAT

Senin, 16 Februari 2015





                                                                  BERI AKU TEMPAT





Beri aku tempat,
meski cuma untuk berdiri
karena memang karmaku ,
cuma silluit hitam selintas malam
pasti jua kan berlalu....
beri aku tempat meski cuma sesaat,
karena karmaku memang kilat,
sebelum hujan mengguyur hayat,
beri aku tempat meski cuma sekelibat,
karena karmaku memang bebat,
pembuka hayat menuju hikmat,
beri aku tempat walau cuma sekejab,
karma kutau karmaku cuma pelintas kilat,
kembara malam tak punya tempat.....

 Makassar 

Oleh : Drs Mustahari Sembiring
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Sabtu, 14 Februari 2015

ANTARA DIA , DIA , DIA DAN DIA

Sabtu, 14 Februari 2015





                                                   ANTARA DIA , DIA , DIA DAN DIA





Aku tak pernah menyangkal
ini terjadi pada jalan hidupku
ketika semua berawal dari sebuah keputusan yang salah
ketika ku sendiri
dan terburu-buru memutuskan segala hal sesuatu
kini aku jalani satu cinta
tapi aku separuh hati menerimanya

Cinta lain mulai tumbuh
cinta yang mulanya aku tinggalkan
karena sesuatu yang belum pasti
atau mungkin , aku masih ragu

Seiring aku tersesat dihati sendiri
masa lalupun seolah hidup kembali
seiring waktu , menjadikannya biasa dan terbiasa
masa lalu itu , mulai mendekat , mendekat , dekat dan semakin dekat

Cinta lain yang lain
kini serasa mulai tunjukkan wujudnya
cinta yang mulanya aku mahu
tapi aku anggap cinta yang tak mungkin aku miliki
tanda tanya semakin membuat arah pikiranku semakin tak punya pasti
dia yang kini masih menjadi sebuah rahasia hati , ( dan )
dia yang kembali dengan sesuatu yang berbeda , ( dan )
dia masa lalu yang mulai mendekat dan menyata , ( dan )
dia seseorang yang masih ku ragu akan hadirnya .


Djogjakarta 

Oleh : Wong Djogja
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

GALAU ( PART 1 )

Sabtu, 14 Februari 2015





                                                                   GALAU ( PART 1 )







Ku ingin bercerita padamu
tentang bintang semalam
banyak canda , banyak tawa yang tersulam
pada bias cahayanya kutitipkan sesuatu
salam hangat dan damai dari sebentuk hati
juga sejuta senyuman yang tetap ingin aku kita bagi

Rupanya aku tak bisa lama-lama menahan dingin
teramat dalam menusuk hingga ke tulang rusuk
tapi akal sudah tak peduli pada bathin
yang pernah jera pada rasa takut takluk
tetap saja ingin bicara memahami bahasa alam
agar aku punya banyak cerita dan kisahkan padamu esok
tapi perlahan mendung mulai merata
bias cahayanya tak lagi sama
denyut nadi mulai jelas menyapa telinga
mungkin ada rasa takut jika sepi datang menyapa
sebenarnya masih ingin bicara memahami seluruh seisi kata nurani
tapi lelah mengalahkan semua yang ada

Ingin ku berlama-lama dalam mimpi
namun pagi terlalu cepat menghampiri
ku ikuti kemana arah langkahmu pergi
tapi ternyata persimpangan menyuruh kau ke kanan , aku ke kiri
tak lama , mendung berganti hujan gemericik lirih
menari riang menemani langkah pulangku sendiri
genangan air pada jalan berlubang dipenuhi air keruh
mereka sibuk mencari tempat berteduh
terpaksa menunggu hujan mereda , kembali pulang .


Djogjakarta 

Oleh : Wong Djogja
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

LEPAS HILANG KENDALI

Sabtu, 14 Februari 2015





                                                           LEPAS HILANG KENDALI





Seakan terlambat sudah semua
kini serasa berjalan diatas pecahan kaca
mahu tak mahu telapak kakipun berdarah
karena ini jalan yang memang sudah aku pilih
( " dan seakan baru aku sadari
bahwa telah berjalan begitu jauh dijalur yang salah " )

Terasa berat harus katakan yang sejujur-jujurnya
sedangkan kau sedang menikmati terbang tinggi
kau terus ingin melayang tinggi hingga jauh
tapi aku sudah cukup merasa lelah juga tiada

Aku sesali juga percuma
tak akan kembali pada keadaan semula
waktu berjalan dan terus berjalan
tanpa ku tahu apa yang mesti aku lakukan

Kini yang ku tahu aku terus masih saja tetap mengagumi
meski ku tahu ini terlarang bagiku yang tak lagi sendiri .


Djogjakarta

Oleh : Wong Djogja
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

SEMUA ITU TERJADI KARENA ( TANPA ) ALASAN

Sabtu, 14 Februari 2015





                                    SEMUA ITU TERJADI KARENA ( TANPA ) ALASAN







Setiap ucap , sikap hingga hasrat jauh didasar hati .
kuberikan sepenuh hati , kulakukan tulus dan ikhlas
tapi mengapa seolah semua itu terbalas menyakitkan .
atas ucap , sikap dan hatimu yang tak mahu peduli .

Setiap bibir ini harus bicara .
seisi kepala juga hati masih berfikir .
akankah ini membuatmu nyaman atas ucapku yang kau dengar .
atau setidaknya kata-kataku tak salah ditelingamu .

Kulakukan semua ini bukanlah tanpa alasan .
atau hanya sebatas hasrat nafsu semata .
kulakukan semua ini bukanlah sebatas gejolak sesaat .
tapi inilah sebuah kesungguhan niat

Akankah kau mahu dan dapat memahami .
atau setidaknya hampiri aku yang menunggu bimbang .
mengharap datangnya badai gurun pasir .
menyapu bersih sepinya hati yang khawatir .

Mulanya ku tangguh akan rasa yang kubanggakan .
tapi waktu berbicara dan membuktikan lain .
sungguh hampir tak ada rasa seperti dulu lagi .
ku juga tak tahu entah .
apa memang ini semua terjadi tanpa alasan ? .


Djogjakarta 

Oleh : Wong Djogja
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Jumat, 13 Februari 2015

WAKTU , SIAPA DIA SEBENARNYA ?

Jum'at, 13 Februari 2015





                                                 WAKTU , SIAPA DIA SEBENARNYA ?





Ketika waktu mengajariku tuk mengenalmu
ketika waktu mengajariku tuk dekat denganmu
ketika waktu terasa berlalu ku lewati bersamamu
ketika waktu benar-benar aku sia-siakan dengan diam membisu
aku baru sadar , aku menyesali sesuatu
bodohnya aku , lebih memilih untuk diam tanpa katakan apapun
ketika aku takut atau tak tau apa yang mesti aku lakukan saat ada kamu
ku biarkan malam itu , pergi dengan hanya ku pandangi kedua bola mata itu
dan apa yang tergambar jelas dilekuk manis senyumanmu

" Tuhan , ajari aku
agar aku tahu apa yang mesti aku lakukan ,
jika di lain hari , waktu memberiku kesempatan
atau setidaknya Engkau izinkan sekali lagi
aku bercanda berdua dengan dia " .
Tuhan ,
hanya itu yang bisa aku adukan
ketika waktu ,
benar-benar aku sesali
ketika waktu ,
mengajariku tuk bisa lebih mengenalnya
ketika waktu
mengajariku tuk lebih dekat dengannya
dan ketika waktu ,
menanyakan untukku
( siapa dia sebenarnya ? ) .


Djogjakarta 

Oleh : Wong Djogja
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

CATATAN HATI

Jum'at, 13 Februari 2015





                                                                   CATATAN HATI





Ujung penaku berbicara...
Menjalin makna kata yang terukir diujung penaku
Merangkai kata demi kata disetiap lembar jiwaku
Ungkapkan dan tuangkan semua isi hati yang terhayati
Tentang sekelumit kisah dihidupku
Tentang masa lalu perjalanan hidupku
Tentang sosok seseorang yang pernah hadir dihatiku
Tentang harapan dan cinta yang tergenggam
Semua terangkum dalam hasrat dan jiwa sanubariku

Tapi tenyata...
Goresan penaku itu mulai memudar dengan perlahan
Aksara demi aksaranya samar berderai tak terlihat
Sulit untuk terbaca untaian ceritaku
Terurai dengan air mata yang berderai dan menetes
Perjalanan hidupku dulu yang penuh dengan luka
Duka yang dulu selalu mengiringi sisi jiwaku
Entah makna apa yang terkandung dibalik semua itu
Tak seorang pun yang mengatahuinya...


Oleh : Maha Gita
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Kamis, 12 Februari 2015

BAGAI KACA TERHEMPAS KE BATU

Kamis, 12 Februari 2015





                                                BAGAI KACA TERHEMPAS KE BATU





terdenagar sayup di kejauhan ...
menyuguhkan suatu ingatan ...
tentang lagu kenangan ...
yang tela kulupakan ...

menyentuh, mengorek, mengoyak...
luka lama berkerak...
karena ulahmu...
sikapmu...

" siapa sebenarnya aku padamu,
..aku sendiri terkeliru,
..kau harap aku sentiasa mengerti,
..semua apasaja yang terjadi,
....................
..Diri mawar yang terpinggir,
..terkadang di puja terkadang tersingkir,
..hati disebalik tenang ku,
..bagai kaca musanah terhempas ke batu,

kenangan itu dah terbuang ke laut...
luka itu tlah terbalut....
tapi syair lagu itu terngiang selalu...
walau kutepis dengan sadarku...
hanya syair lagu....
hanya syair lagu...


Oleh : CYang Uthy Fatimah 
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

BERHARAP DIRIMU

Kamis, 12 Februari 2015





                                                                BERHARAP DIRIMU





AKU gak tau apa yg AKU lakukan biar
KMU itu tau perasaanku kya gmna
Cra apa yg blm AKU coba,semua sudah
Trsrh skrng mah biar wktu yg menjawab
hati gak akn kemana kok
Kalau arahNya cma 1 yaitu aku:)


Jakarta 

Oleh : MAYA IRVIANTI IRVIANTI
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Rabu, 11 Februari 2015

TITIS KASIH MENGALIR LESU

Rabu, 11 Februari 2015





                                                      TITIS KASIH MENGALIR LESU





walau perih terasa mendera.
pedih dihati menyelimuti.
titis kasih mengalir lesu dihariba'an.
gugur dan layu puspa asmara.
ditaman pernah mengukir janji.
menanam benih cinta tumbuh berduri.
luka semakin mendalam.
mimpi bayang misteri diatas derita.
akhir hayatnya kekeringan dilandasan tak bersinar.

surabaya 

Oleh : Zharif
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

AIRMATA BIDADARI TERLUKA

Rabu, 11 Februari 2015





                                                   AIRMATA BIDADARI TERLUKA







rembulan berkaca dimenara cinta.
seraut wajah indah tanpa senyuman.
bidadari terluka bersanding purnama.
singkapkan jendela dalam mimpi yang ngeri.
asmaranya layu bagai puspa kekeringan.
tiada titis embun hanya airmata suci.
mengalir bersama alunan nada derita.
mengenangkan kisah lama yang kecundang.
jadi memori kelam dalam kamus kehidupan.

surabaya 

Oleh : Zharif
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09