Selasa, 30 September 2014

PUJAANKU ..

Selasa, 30 September 2014





                                                                    PUJAANKU ..





Kutuliskan puisi ini
Untukmu jauh disana
Walaupun tak indah
Syair puisiku ini
Tapi trtanda kuingat padamu.

Sayang ingat janjimu
Kau akan kembali
Hanya satu pintaku
Janganlah lupakan aku

Tabahkan hatimu disana
Jangan trgoda mulut manis
Ingat cintaku menunggu
Kau adalah harapanku

Duhai pujaanku
Cintaku hanya untukmu
Duhai sayangku
Jangan lupakan janji cinta kita

Oleh : Ressa Elia
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

ARTI DIRIMU

Selasa, 30 September 2014





                                                                       ARTI DIRIMU





Ku melayang jauh..
Menatap langit..
Sejenak trlintas bayanganmu..
Mungkinkah kau tlah lupakan aku..

mungkinkah aku hrs prgi..
Melupakan dirimu..
Sedangkan hatiku tahu..
Arti dirimu untukku..

Disaat hati bicara..
Biarlah kmu prgi dariku..
Agar tiada airmata dn benci..
karena arti dirimu sangat mendalam bagiku..

Oleh : Ressa Elia
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Senin, 29 September 2014

MATAHARIKU

Senin, 29 September 2014





                                                                  MATAHARIKU





Cahayamu mnyinari jiwa ini..
Menerangi d setiap sisi hati..
Dlm lingkar waktu yg tiada henti..
Kau slalu setia tuk mnemani..

Awan putih mnjadi pnghias cahayamu..
Berarak mngikuti hembusan sang bayu..
Mnebar cinta dgn khangatanmu..
Agar ta ada dedaunan yg mnjadi layu..

Engkaulah matahari cintaku..
Engkaulah pnerang dlm hidupku..
Engkaulah pmberi khangatan dlm kbekuanku..
Engkaulah ruh dari stiap hela nafasku..

Matahariku..
Penerang dlm hidupku..
Sambutlah cintaku dgn hatimu..

Oleh : Arie Kunti
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

BERBAGI KASIH

Senin, 29 September 2014





                                                             BERBAGI KASIH






Kulihat daun meliuk
Disaat kejora mulai menghilang
Pagi datang begitu cepat
Sayang sungguh sayang memang !!
Juita malam menjadi penantian

Indahnya pagi di pantai pengharapan
Merupakan suatu makna keceriaan
Saat ombak menuju ke tengah
Pasti ia akan kembali lagi
Membawa buih putih arti kehidupan
Meratakan hamparan pasir yang berserakan

Di tengah laut dari kejauhan
Perahu kecil terihat menepi
Membawa seribu ikan hasil tangkapan
Dengan senyum kebahgiaan nelayan

Ketika terkatung di tengah samudra
Tidaklah sempat berfikir tentang cinta
Semuanya seakan sirna
Kini saatnya berbagi kasih
Dengan permata hati
Yang slalu menanti

Oleh : NN
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Sabtu, 27 September 2014

TINDAKKU TERHALANG KARENA AKU EMPUAN

Sabtu, 27 September 2014





                                      TINDAKKU TERHALANG  KARENA AKU EMPUAN






Malam ku masih dengan temaramnya kasih,,,
masih pada cecar nada yang sengaja kulantunkan menyingkap bilik-bilik narasi didalamnya.
Masih dalam senggama altar bintangku, pada bendung kalut.
Ingin ku kuak naif realitas yang mereka lakukan.

Kasih,,,!!!
aku hanya mampu membuat coret-coretan di bilik laut ku.
Laut yang kian bergemuruh karena tak terhempas pada tuannya. Entah kamu dimana?!... hingga aku tak mampu menyampah karena kau tak ada!!...

kasih,,,!!!
Kota ku masih dengan tidurnya dari alam kesadaran.
Hedonisme masih bersenggama dengan penganutnya, berfikir realistis, Namun tetap bagiku tak logis.
Berkata kebenaran namun sebenarnya itulah tindak nyata penghegemonian alam fikiran.

Kasih,,,,
Muakku lelah ku tuangkan pada altar bintang...
Caciku terhempas pada cakrawala
Resamku ku rejam pada laut lepas
“aku tak mampu melakukakan apa-apa”
Tindakku terhalang karena aku empuan.

Oleh : Iyah Hanifah
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

SELAMAT MALAM SAYANG

Sabtu, 27 September 2014





                                                       SELAMAT MALAM SAYANG






Aku terkapar dalam hamparan tempat tidurku
melamunkan semua tentang cinta di malam ini
cinta yang selalu datang dalam setiap nafas
ya itu cinta dirimu potry

malam yang gelap ini
aku selalu mengirim sesuatu yang indah untukmu
walau kau tak melihat tapi selalu ada disampingmu
hanya bisa kau rasakan
dan memberikan kenyamanan dalam tidurmu malam ini

poteri dalam indahnya malam ini
aku datang lewat mimpimu
dan aku keluar lewat keindahan yang kau rasakan
terlelaplah wahai poetri indahku
aku selalu datang untuk menemanimu
walau hanya lewat angin
tapi aku akan selalu menyejukanmu

aku akan datang
saat kau bermimpi

Oleh : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Jumat, 26 September 2014

"DUKA SANG MATAHARI"

Jum'ad, 26 September 2014





                                                       "DUKA SANG MATAHARI"






Terpaku sebuah raga dalam sosok senja
sebuah tatapan yang kosong ia hempaskan
Bak butir-butir pasir terhempas ombak
laksana jiwaku terombang ambing kehidupan
Haru pilu membayang dalam batinku
setelah sampan itu belalu pergi......

Nyanyian.....

Wahai sukma-sukma yang jauh disana
Tahukah engkau taman surga yang terhias cinta
Atau samudra yang membiru dalam tiap deburanya
Disela langkahku yang kian tertatih perih
tanpa kau peduli terhadapnya......
Meski aku menggelepar batin dari ratapan
hati yang mengigukan namamu.........

Matahari........

Kini badai telah reda hanya menyisakan puing-puing
kehancuran semesta jiwaku
Termangu dalam nada bisu bak bukit batu-batu
yang memasrahkan takdir hidupnya
Diantara duka sang matahari yang menganga.........

Oleh : Syair Senja Arjun
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

"TERPASUNG JANJI"

Jum'ad, 26 September 2014





                                                                  "TERPASUNG JANJI"






Lembaran awan hitam kini telah menanungi hariku
menyelimuti sosok yang kian merapuh
Meski kadang gemerincik air hujan membasahi
tiap kedip mataku
Menumpahkan perih yang seakan mencabik hati
tapi,,,samudra hanya terpaku dalam kebisuan
Pantai-pantai hanya menari dalam riaknya.......

Terpasung.....

Membelakangi hari tanpa jeda dalam dekapan
sang pualam jiwaku
Adalah hariku melangkah sunyi......
Adalah jiwaku terbuang hilang....
jauh disela pelataran jiwamu
Terlunta dalam rimba menjelajah disela sahara
berselimut pasir semesta....

Janji...,,,

Kau tahu,,,aku mampu bertahan dari amukan
muka sang badai
Mampu menjalar bak akar-akar di tepian tebing
merambat menyusuri keprihan batinku
Namun kasihku,,,,,!!!
Sejak saat itu aku hanya membiarkan diriku
terpasung janji dalam menanti hadirmu......

Oleh : Syair Senja Arjun
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Kamis, 25 September 2014

''NYANYIAN SEKEPING HATI''

Kamis, 25 September 2014






                                                      ''NYANYIAN SEKEPING HATI''






Bentang samudra terhias durja ketika air mataku
mendai pilu
Riak kecil seakan enggan menyapaku meski hamparan
pantai membentang sayang
Dan sang bayu pun seolah merasakan pekikan
kerinduan yang menjamu hatiku........

Nyanyian......

Bagai mana tidak..engkau kasihku....!!!
telah berpadu diantara dawai-dawai harpa
Berdendang dalam nada kerinduan
membisikan sebuah cinta dalam pelukan samudra
Meski langit malam telah mendekapku dalam pekat......

Hati........

Hanyalah waktu yang aku labuhkan disela doa
Adalah jiwa yang aku damparkan dalam kesetian
Adalah hati yang tertanam dalam cintamu
Diantara nyanyian sekeping hatiku
dalam menanti hadirmu kasih.......

Karya Sastra:
Arjun Menanti Senja....

Oleh : Syair Senja Arjun
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

"TATAPAN GADIS JELITA''

Kamis, 25 September 2014





                                                         "TATAPAN GADIS JELITA''






Aku biarkan kenangan mengisi relung jiwaku
hingga mebuncah lalu berserakan di mana-mana
Gadis nan jelita penuh senyum purnama
disela tatapan matanya yang slalu berbinar kerinduan
mengurungku dan memenjarakan dalam gulita.......

Adalah tatapan.........

Memandang bimbang dalam lembaran tirai sutra
rajut penghangatnya tercerai tanpa janji
Rindu masih meneriakan namamu
walau hanya sekedar sapa dalam jelajah tanya
Disetiap perih dan bimbang
aku hanya mampu berlari ditengah kerinduan ini
Mengais-ais kehangatan purnama........

Adalah kerinduan.........

Menikmati setiap renungan malam
dan membiarkan sang raja kegelapan merantaiku
Dalam tembang yang hilang
rindu padamu sungguh aku rasa
Beranda senjaku hanya gambarmu saja
dan apabila aku satukan tanganku
Terasa getaran hadirnya
bagai tatapan gadis jelita nan teduh
Hingga memantulkan purnama yang bergemerlapan
dalam hatiku.........

Arjun Menanti Senja..........

Oleh : Syair Senja Arjun
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Rabu, 24 September 2014

"PIJAR CINTA SANG SENJA"

Rabu, 24 September 2014





                                                   "PIJAR CINTA SANG SENJA"






Terdiam sebuah raga diantara tepian samudra
mematung dirinya hingga senja terbenam
Tiada arah pandangan yang ia tujukan
selain memandang sosok nan jelita
Ia telah ikrarkan serapah hadirnya kala
siang merapat malam
Dan ia juga telah bersuara dalam pekik
jiwa yang tercekik
Melambangkan hadirnya di sana
di penghujung senja.........

PIJAR............

Wahai......sukma-sukma yang bergetar sayang
tahukah engkau......
Riak samudra adalah tarian cintanya
Gemuruh muka sang badai adalah jiwanya
ia melambang sayang dalam putih pasir pesisir cinta
Pantai-pantai terhampar luas bak kerinduanya
Tiada deburan atau percikan karang-karang
dalam hempasan sang ombak
Semua mematung sunyi bak jiwaku ini.........

SENJA.............

Kerinduanku memasung pualam nan legam
serpihan sukma menjalar liar dalam hatiku
Telahirlah malam tanpa purnama
laui siang dalam perasingan sukma
Jejak telah terpijak dalam tepian hatimu
hingga terangkai cinta nan putih
Suci bak dekapan embun kesucian
yang aku alirkan lalui pijar cinta
hati sang senja............

Oleh : Syair Senja Arjun
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

''NYANYIAN CINTA''

Rabu, 24 September 2014





                                                           ''NYANYIAN CINTA''






Malam ketika rembulan memasung purnama
jiwaku seakan meratap sunyi
Hanya jerit halus diantara hatiku mengalun perih
dalam senandung bimbang
Adakah kau disana mengerti akan air mata ini
ataukah kau tahu ada sebuah hati yang memujamu
Dalam lirik tembang cinta dalam hatiku.........

NYANYIAN.........

Kini hanya sepi lantang dalam nada gersang
aku kuncupkan semerbak wewangian kasturi
Dan akhirnya belukar malampun memeluku
menyembunyikanku dalam pekat cinta menjamu
Adalah aku cinta yang memar dalam rindu yang
terkapar mimpi
Adalah aku keheningan telaga dalam alunan
riak tak bernyawa............

CINTA.............

Menikam luka-luka yang menganga di sepanjang
pantai yang ku pijak
BIarlah malamku tanpa purnama
Biaralah ombak merindukan pasir di tepian pantai
Biarlah hatiku sunyi dalam leburnya sebuah cinta
Dan aku hanya mampu memanggilmu
diantara nyanyian cinta yang ku senandungkan.....

Arjun Menanti Senja.........

Oleh : Syair Senja Arjun
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Selasa, 23 September 2014

CAHAYA MEMBAYANG

Selasa, 23 September 2014





                                                           CAHAYA MEMBAYANG






bayang-bayang tubuhmu memancar
membiarkanku gemetaran dalam rindu-rindu api
aku tak bisa sembunyi lagi dari riuh kedalaman merahmu

aku menggambar hati di langit
di pintu hujan membawa kenangan
dan debu-debu meluncur dari ketinggian
menuju gelombang yang tak pernah kudengar gemuruhnya

semenjak itu, aku mencintai celah dari rangkaian rayumu
yang dingin dan melulu salju
sembari menimbang bagian dari tubuhmu
yang akan kukendurkan bersama bunga-bunga hujan

Oleh : Pendhapa Bupus
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

BERDUA

Selasa, 23 September 2014





                                                                        BERDUA





aku ingin berdua lagi

kayuh malam dibawah rembulan

lepas gelak tawa bersamamu dan bintang



jika rembulan hilang

bintang pun tak datang

aku ingin berdua lagi

nikmati kemerjap lampu kota di dalam gubuk bambu



jika malam datang bersama hujan

aku tetap ingin berdua lagi

meski hanya sekedar duduk

mengisi perut yang mengaga



dan aku sangat ingin berdua lagi

berdua, dalam tudung cinta berselimut kasih

Oleh : Bocah Bawah Bintang
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Sabtu, 20 September 2014

TAMAN

Sabtu, 20 September 2014




                                                                          TAMAN






Taman punya kita berdua
tak lebar luas, kecil saja
satu tak kehilangan lain dalamnya.
Bagi kau dan aku cukuplah
Taman kembangnya tak berpuluh warna
Padang rumputnya tak berbanding permadani
halus lembut dipijak kaki.
Bagi kita bukan halangan.
Karena
dalam taman punya berdua
Kau kembang, aku kumbang
aku kumbang, kau kembang.
Kecil, penuh surya taman kita
tempat merenggut dari dunia dan ‘nusia

Oleh : Chairil Anwar
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

HAMPA

Sabtu, 20 September 2014





                                                                        HAMPA






kepada Sri yang selalu sangsi

Sepi di luar, sepi mendesak-desak
Lurus-kaku pohonan. Tak bergerak
Sampai ke puncak
Sepi memagut
Tak suatu kuasa-berani melepaskan diri
Segala menanti. Menanti-menanti.
Sepi.
Dan ini menanti penghabisan mencekik
Memberat-mencengkung punda
Udara bertuba
Rontok-gugur segala. Setan bertampik
Ini sepi terus ada. Menanti. Menanti.

Oleh : Chairil Anwar
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Jumat, 19 September 2014

RESAH

Jum'at, 19 September 2014





                                                                         RESAH







"Aku terlahir kembali di pagi ini
Merintis kembali sebuah harap yang pernah tertunda
Karena gelapnya malam, yang membuatku terdiam lama
Dalam sebuah angan,.
Angan-angan yang selalu mendahului kenyataan
Bahkan sampai nyaris kalahkan logika
yang seharusnya tertuang nyata dalam sebuah ikatan

Kini malamku pun seperti layaknya persidangan
selalu bergelut dengan rasa yang menggebu
Mungkin tepatnya bukan sebuah persidangan lagi
Karena dasarnya pun tak jelas,.
Hanya sebuah sebuah dilema atau kebimbangan saja
Tentang benar dan salah, atau perbedaan rasa yang ada
Antara ketulusan atau hanya nafsu belaka...

Oleh : Koernady Chalzoum
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

CINTA TAK BERNAMA

Jum'at, 19 September 2014





                                                            CINTA TAK BERNAMA







Cintailah aku sebisa dirimu

Tanpa janji yang menepi

Tanpa kerinduan yang mematri

Tanpa dambaan yang berarti



Cintailah aku semampu dirimu

Tanpa rayuan

Tanpa sentuhan

Tanpa ciuman

Tanpa perselingkuhan



Cintailah aku senyaman dirimu

Tanpa belaian kata cinta

Tanpa pertemuan yang memadu

Tanpa kebersamaan yang menyatu



Hanya bayangan batinmu batinku yang menyatu

Karena cinta ungkapan jiwa

Itulah cinta tak bernama



Kuterjemahkan samar-samar ...

Oleh : Paseh Mawardi
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Kamis, 18 September 2014

LABIRIN CINTA

Kamis, 18 September 2014





                                                                   LABIRIN CINTA







Aku tidak tahu dari pintu mana kau masuk

Tapi kutahu Tuhanlah yang mengantarmu

Aku tidak tahu apakah kau yang sepantasnya masuk

tapi yang kutahu hatiku sudah kau ketuk dan

gemanya membangunkan masa lalu

yang membungkus mataku.



Aku tidak ingin mempersilahkan kau duduk

seperti masa lalu yang kubiarkan mengotori sofaku.

Aku tidak menyediakan kau piala minuman

karena semua telah pecah oleh masa lalu



Tapi satu hal yang perlu kau tahu,

aku terpesona olehmu

tidak seperti aku terpesona akan masa lalu.

Kau membuatkan aku labirin cinta

yang membuatku murka sekaligus suka

dengan kerumitannya.



Aku dan kau berusaha memecah teka-teki

begitu berharap pada akhir lorong

adalah sebuah pertemuan abadi.

Oleh : Mardiana Kappara
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

BULAN

Kamis, 18 September 2014





                                                                          BULAN







Bulan yang kedinginan
berbisik padamu:
"Bolehkah aku mandi sesaat saja
di hangat matamu?"

Malam sepenuhnya milikmu
ketika bulan tercebur
ke dingin matamu

Bulan itu bulatan hatimu
bertengger di dahan waktu

Oleh : Joko Pinurbo
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Rabu, 17 September 2014

SEMBILU KATA

Rabu, 17 September 2014





                                                                 SEMBILU KATA






Akibat kata-kata
Aku terluka

Katamu
menoreh arang
dengan serat kaca
membekaskan koreng
pada luka menganga

Sebab kata-kata
darimu dan ku
melahirkan beribu-ribu
jarum beracun
menikam
hati
membiru
kelabu.

Oleh : Mardiana Kappara
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

SEBUAH JANJI

Rabu, 17 September 2014





                                                                  SEBUAH JANJI






Dalam remang malam yang sunyi
Harapan akan sebuah janji
Sebuah ikrar yang kala kau mengawali
Untuk menjadi abdi yang berbakti

Saat tangis ketika melihat negeri
Aku lupa akan sumpah janji pada Illahi
Hingga akupun lupa jalan kembali

Lewat sebuah harapan  dan janji
Akupun terus bernyanyi
Untuk mencoba memohon dan mengerti
Mengharap akan sebuah janji

Semua belajar aku mengerti
Aku hanyalah sendiri
Semoga hari esok lebih buat aku mengerti
Untuk mengharap Syurganya Illahi

Oleh : Tampany Sem
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Selasa, 16 September 2014

KARENA KAU TAK MAU TAHU

Selasa, 16 September 2014






                                                    KARENA KAU TAK MAU TAHU






Dalam lubuk hati terdalamku
ada satu harapanku
meski takkan kau tahu
karena kau tak mau tahu
izinkan ku mencintaimu
walau hanya dalam hatiku
meski takkan kau tahu
karena kau tak mau tahu

kuingin berakhir segala rasa
tak sanggup lagi ku merasa
berujung pernantianku menjadi putus asa

Oleh : Dirga Methorpan
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

RINDU SENJA



Selasa, 16 September 2014





                                                                  RINDU SENJA






Senja....

tlah membutakan ku pada hari hari sebelumnya

namun kini ia tersenyum tanpa makna

berdiri tanpa kata

Senja

di manakah engkau kini

di manakah senyum indah mu kini

di manakah semangat juang mu kini

apa yang telah membuat mu seperti sosok bisu

langit terlihat sendu

karena di retina mata mu,,,, terdapat rindu

rindu mu untuk ku

Oleh : Rahmah Najwa
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Senin, 15 September 2014

ULAS SENYUM SENJA

Senin, 15 September 2014





                                                             ULAS SENYUM SENJA







buncah kaki langit tengadahkan waktu
kala aksara mengukir bait-bait senyum simpul
pada rona jingga senja yang jua tersenyum merekah
bawa damai pada gersangnya gurun-gurun jiwa

"fahamkan aku atas segala jedah" ucapnya
aksara dalam setiap simpulmu karamkan rona jingga
pun dalam simpul senyum saga gurat semua
nantikan jejak-jejak simpulmu di bawah sadarku

damaiku dalam jingga pelukmu
runtuhkan angkara pada setiap renyah tawa
pun tlah bangkitkanku pada ulas-ulas senyum
tegakkanku pada empat petala langitmu

Oleh : Alam PM
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

INGATKU

Senin, 15 September 2014





                                                                       INGATKU







Malam ini ku bahasa

Kukuh ku rindu sendaunya

Pohan riuh bersantun sesamanya

Masih tercakup paut



angin rembas jiwa ini

Setengahnya kebasahan dan dingin

Aku d santap bayu merayu malam

Terasa tergigil geliatnya oleh malam



mungkin ada rasa tanpa perlu raba

Seadanya kau dalam jangkauanku

Masih terasa asing di kesendirianku

Tetap sajaku meratap pada dinding dunia



Slalu membentur….

Menghalangi tak sejenak

Lalai aku terpenjara lamunan

Yang bangkit setelahnya biasa…..galau

Oleh : Agung Puguh Ristanto
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Sabtu, 13 September 2014

BERUBAH JADI A

Sabtu, 13 September 2014





                                                                  BERUBAH JADI  A






Dari seluruh jiwa yang terbang didepanku
Kau adalah satu-satunya yang ku mau
Merangkat didalam gelap dan membangunkan ku
Aku kala itu sedang tertidur, tertidur karna malu

Wajahmu adalah sosok pertama yang terlintas
Terlintas dikala tarikan pertama nafasku setiap pagi
Memberi semangat pada jiwaku yang lemah
Bahwa hari ini akan ada dirimu lagi, menari, menari dalam pikiranku

Kau adalah sesosok, sesosok kesempurnaan ditengah gurun
Menerbitkan mata air harapan untuk jiwaku yang kaku
Lama rasanya aku tak percaya pada cinta
Namun kau datang, paksa aku untuk berubah, berubah jadi A

Aku tak pernah begini sebelum kau datang
Dulu ku biarkan diri jadi Z, kala yang lain berlomba jadi A
Kau datang dengan senyum, suara, dan wajah mu itu
Memaksa ku untuk berubah, berubah jadi A

Suaramu adalah sorakan semangat yang mengiringi titianku
Senyummu adalah finish yang tengah ku coba untuk gapai
Wajahmu adalah nirwana yang mengimingi ku untuk bergerak
Tunggu aku, tunggu aku berubah, berubah jadi A

Oleh : Yogi Sulendra
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

RINDU KETIKA LUKA

Sabtu, 13 September 2014





                                                         RINDU KETIKA LUKA






Adakah ini penawar hati?

Ketika aku luka

Adakah itu akan kumiliki?

Ketika aku tiada yang memiliki


Segenggam rindu yang masih kupunya

Akankah kuberikan untukmu?

Ah… aku tak tau…



Adakah kau ketika aku rindu?

Hanya segenggam rindu yang ku punya

Rindu ketika luka…

Oleh : Agus Sambodo
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Jumat, 12 September 2014

MERAJUT JARAK

Jun'ad, 12 September 2014





                                                                 MERAJUT JARAK






Apakah saat ini kita sedang merajut jarak?

karena aku tak lagi merasakan

sentuhan, degub jantung, curahan hati bahkan

manjamu sebagai laki-laki.



Betapa sibuknya kah kita merajut jarak?

sehingga percakapan ini pun nyaris tak saling kita pahami,

caci maki telah mengganti kemesraan kita

tamparan telah menghilangkan belaian sayang kita

bicara tak lagi mencurahkan hati kita,

tapi kita saling

memuntahkan hati yang kita miliki.



Sepertinya

kita telah berhasil merajut jarak!

Karena hanya ada keheningan dan

rasa ngilu di antara kita.

Kita telah lupa goresan indah yang ditoreh

dalam lukisan cinta.

Kita telah hancurkan susunan puzzles

yang nyaris terselesaikan,

dan kita telah menutup

labirin cinta yang kita buat.

Oleh : Mardiana Kappara
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

KAU KEKASIHKU

Jun'ad, 12 September 2014






                                                              KAU KEKASIHKU






Kau adalah mimpiku,
selama ini hadir hiasi lelapku

Kau adalah anganku,
setiap saat hiasi gundahku,

Kau adalah kekasihku
Yang kucintai penuh ketulusan
kau pun bisa memahami itu

Kau kekasihku,
Kusandarkan anganku di dinding langit
Agar semua orang tahu,
Kita saling menyintai

Oleh : Kabdul Gafar
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Kamis, 11 September 2014

SEANDAINYA

Kamis, 11 Septembe 2014





                                                                     SEANDAINYA






Seandainya
kita tak pernah bertemu
apa jadinya
hari-hari kulalui tanpamu

Seandainya
kita tak pernah mengenal
apa jadinya
mungkin ku tak perlu menyesal

Seandainya
kita tak saling tahu
apa jadinya
hatiku tak perlu beku

Oleh : Dirga Methorpan
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

SENJA DI PELABUHAN KECIL

Kamis, 11 Septembe 2014







                                                       SENJA DI PELABUHAN KECIL







Ini kali tiada yang mencari cinta
Di antara gudang, rumah tua, pada cerita
Tiang serta temali.

Kapal,perahu tiada berlaut
Gerimis mempercepat kelam.
Ada juga kelepak elang
Menyinggung muram, desir hari lari berenang
Menemu bujuk pangkal akanan.

Tidak bergerak
Dan kini tanah dan air tidur hilang ombak
Tiada lagi. Aku sendiri.Berjalan
Menyusur semenanjung, masih pengap harap
Sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
Dari pantai keempat, sendu penghabisan bisa berdekap

Oleh : Chairil Anwar
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Rabu, 10 September 2014

ENTAHLAH

Rabu, 10 September 2014





                                                                      ENTAHLAH






Kau buatku menunggu
aku menunggu
tapi jangan pura-pura berikan harapan
aku ingin menjaga hatiku
sudah hancur, jangan kau musnahkan
kau buatku menangis
aku menangis
tapi jangan pura-pura tertarik padaku
aku ingin juga bahagia
meski semu, karena hidupku pun semu

Oleh : Dirga Methorpan
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

SIMPONI DUKA

Rabu, 10 September 2014





                                                                SIMPONI DUKA






Teriris-iris sembilah luka

menemani rasa cemburu

tak ada rasa pedulimu

membuat sesak tak tertahan



Luka ini seperti senandung kesedihan

mengalun simponi duka

tak ada yang berarti

jika kau tak berusaha untuk menemaniku



sebenarnya kau anggap apa aku ini

hingga rembulan cinta di mataku

tak ada kau nampak sedikitpun



kuingin juga bisa mencintaimu

kuingin juga ku bisa menanam hatiku di hatimu

sembuhkanlah senandung luka ini

dengan beriku sedikit kecelahan cinta

Oleh : Novrenty
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Selasa, 09 September 2014

AKHIR SEBUAH PERJALANAN

Selasa, 09 September 2014





                                                     AKHIR SEBUAH PERJALANAN






langkahmu tiada berjejak
sehingga anganku terhenyak
sedang hatiku jadi terkoyak

lalu
bayangmu jatuh
anganku jadi runtuh
jiwaku terpuruk

dan langkahku kian gontai
terseret dan tersaruk dalam sepi
tak ada lagi yang harus kutapaki
sebab jalanku sudah mati
semua terhenti
di sini

Oleh : Zaenal Arifin
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

BALADA CINTA BUAT ADINDA

Selasa, 09 September 2014





                                                     BALADA CINTA BUAT ADINDA






Adinda
Dahulu pernah kuangankan kehidupan
di mana asmara tak lagi menuai kesedihan
Menghirup detik tersisa dengan dara berhati jelita
sampai habis usia

Tapi angan belum selesai
Dan tak tergapai
Orang lain keburu datang
Tumbang mahligai cintaku, sayang

       Tak usah merasa terpaksa
       Jangan merasa bersalah padaku
       (kalau kau merasa begitu)
       Aku pun terpaksa merasa tak terpaksa berpisah denganmu
       (walau cintaku padamu selaut biru)
       Tiap orang punya kebebasan menentukan pilihan
       Dan kuhormati kebebasan pilihanmu
       Sebab aku mencintaimu
       (begitulah makna cinta bagiku)

Kini aku pergi
Tidak dengan sakit hati
Aku mengerti apa yang kaurasakan
Kau mengerti apa yang kurasakan
Meski kata tak banyak terucapkan

Kuingin menjadi seperti pendeta pengembara
Dalam cerita dari hikayat lama
Menelusuri sunyi perjalanan dalam kesendirian
Melepaskan segala beban
Menanti ajal bersama hatiku yang tak juga damai
Sampai segalanya usai

Cintailah dia sepenuh hatimu
Sebagaimana kau cinta padaku
Tempuhlah hari esok bersamanya
Bersama bahagia

Kuabadikan bayang dirimu dalam kenangan nan lara
Kulayari laut hidupku dan tenggelam di dasarnya

Oleh : YS Agus Suseno
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Senin, 08 September 2014

PERSAHABATAN

Senin, 08 September 2014





                                                                PERSAHABATAN






Dan jika berkata, berkatalah kepada aku tentang kebenaran persahabatan?..
Sahabat adalah kebutuhan jiwa, yang mesti terpenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih.
Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Karena kau menghampirinya saat hati lapa dan mencarinya saat jiwa butuh kedamaian.Bila dia bicara, mengungkapkan pikirannya, kau tiada takut membisikkan kata “tidak” di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata “ya”.
Dan bilamana ia diam, hatimu tiada ‘kan henti mencoba merangkum bahasa hatinya; karena tanpa ungkapan kata, dalam rangkuman persahabatan, segala pikiran, hasrat, dan keinginan terlahirkan bersama dengan sukacita yang utuh, pun tiada terkirakan.
Di kala berpisah dengan sahabat, janganlah berduka cita; Karena yang paling kaukasihi dalam dirinya, mungkin lebih cemerlang dalam ketiadaannya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.
Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya ruh kejiwaan. Karena kasih yang masih menyisakan pamrih, di luar jangkauan misterinya, bukanlah kasih, tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.
Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.
Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenal pula musim pasangmu.
Gerangan apa sahabat itu hingga kau senantiasa mencarinya, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?
Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!
Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.
Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria berbagi kebahagiaan.
Karena dalam titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menemukan fajar jati dan gairah segar kehidupan.

Oleh : Kahlil Gibran
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

SELAMAT TINGGAL

Senin, 08 September 2014





                                                               SELAMAT TINGGAL

 




aku sayang pada mu..
tlah berjuta wkt terlewatkan bersama…
membuat aku mengeri…
dirimu berarti di hidup ku…

kini aku memohon…
maafkan aku…
tak lama lagi,

aku tak akan ada lagi disini…
meninggalkan senyum mu…
meninggalkan tawa mu…

namun aku berikrar…
tak kan meninggalkan kenangan mu…
tak akan ada yang bisa membuat saat2 kita bersama hilang di hati ku…

maafkan aku…
mungkin aku tak berarti bagi mu…
aku mungkin,,
hanya satu teman dari sejuta teman yang kau punya,
dan mungkin kepergian ku,
tak berpengaruh apapun bagi mu…

teman…
duka mendalam dihatiku,
karena meninggalkan yang terbaik bagi kehidupan ku…
yaitu dirimu,, teman..

terakhir ku ucapkan,
selamat tinggal teman…
aku sayang pada mu..
kemare, hari ini, esok, dan selamanya,

sahabat ku…….

Oleh : Yeni Noviarti
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Sabtu, 06 September 2014

SEMANGAT AIR MATA

Sabtu, 06 September 2014





                                                              SEMANGAT AIR MATA







Kau yang disisiku
Tanpa ucapkan sepatah kata
Saat sedih, saat gembira
Senyumanmu selalu di sampingku
Dari tanganku, untuk hatimu

Bila aku menoleh kau s’lalu ada
Dari tanganku, untuk hatimu
Suara tawa, air mata, semua menjadi semangatku
Peluh pun t’rus menetes
Sampai lupa ku usap

Tak kusadari warna langit dan musim berganti
Berlalu begitu saja

Oleh : Herutrian
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

JATUH CINTA

Sabtu, 06 September 2014





                                                                   JATUH CINTA







Dulu pernah ada cinta
Dulu pernah ada sayang
Namun hilang begitu saja
Terhempas oleh hempasan udara
Kini cinta itu datang lagi
Lain hari lain cerita

YA!
Itu karena kau
Kau yang berikan
Sejuta makna kias dalam hati
Tak bisa ku pungkiri
Ku sedang jatuh cinta
Jatuh cinta pandangan pertama

Oleh : Diajeng Ayu
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Jumat, 05 September 2014

JATUH CINTA SAAT PERTAMA JUMPA

Jum'at 05 September 2014





                                               JATUH CINTA SAAT PERTAMA JUMPA






Sejak pertama aku melihatmu.....
Hatiku berkata....
Siapakah gerangan namanya?

Setalah kita saling mengenal.....
Aku sudah jatuh hati kepadamu......
Tapi aku malu untuk mengungkapkannya.....
Telah lama ku pendam rasa ini....

Setalah ku tau.....
Kau juga mencintaiku.....
Aku mulai mempunyai keberanian untuk mengkapkannya.....
Dan saat ini ku katakan....
Bahwa aku mencintaimu dengan setulus hatiku....

I LOVE YOU

Oleh : Hoirul Anam
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

KEANEHAN

Jum'at 05 September 2014




                                                                    KEANEHAN






Tatapan Itu
Melumpuhkan Ketangguhan Jiwaku
Tak Mampu Tuk Berpaling
Walau Sendiri Dalam Hening

Saat Kau Jauh
Hati Ini Terasa Rapuh
Saat Kau Dekat
Cinta Ini Semakin Pekat

Suaramu
Laksana Ombak Yang Menabrak
Dinding Hati Ini

Kehadiranmu
Memaksa Waktu Melambat
Dan Enggan Bergeliat

Mengapa
Baru Kali Ini
Kusadari
Engkau Tambatan Hati

Oleh : Adelia Nurul S
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09