Sabtu, 20 September 2014

HAMPA

Sabtu, 20 September 2014





                                                                        HAMPA






kepada Sri yang selalu sangsi

Sepi di luar, sepi mendesak-desak
Lurus-kaku pohonan. Tak bergerak
Sampai ke puncak
Sepi memagut
Tak suatu kuasa-berani melepaskan diri
Segala menanti. Menanti-menanti.
Sepi.
Dan ini menanti penghabisan mencekik
Memberat-mencengkung punda
Udara bertuba
Rontok-gugur segala. Setan bertampik
Ini sepi terus ada. Menanti. Menanti.

Oleh : Chairil Anwar
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

0 komentar:

Posting Komentar