Rabu, 26 Agustus 2015

MEREDAM BARA

Rabu, 27 Agustus 2015





MEREDAM BARA

Ada kegelisahan pada rindangnya harapan,
bertabur impian dalam keinginan tanpa jaminan,
semerbak harum bunga terhidu dari kembang langka,
disudut kamar menekuk kaki meraba hati..!!

...Akh..
Inilah sulitnya meredam bara,
kala kemarau mengering telaga,
menggelepar raga mengatup kata,
mencari air dimerata,
membuang keringat saat dahaga..!!

Sebelas buah tasbih,
jadi teman pelipur lara.


Oleh : WAHYU SUMUT
Diposkan oleh : Teddy Silvanus

0 komentar:

Posting Komentar