Rabu, 18 Juni 2014

DINDA

Rabu, 18 Juni 2014



                                                                            DINDA




Oh Dinda!
Engkau adalah juwita sejuta pesona
Melihatmu buatku terlena
Menghirup aromamu buat batinku tersiksa

Engkau adalah wujud yang nyaris tak bisa dikiaskan dengan kata-kata
Wujudmu elok sempurna lagi mempesona
Memandangmu buatku terpaku tanpa suara
Memancing khayalku mengimpikanmu dalam sebuah taman surga

Oh Dinda!
Engkau adalah suatu indah yang tak terjamah
Tubuhmu terbungkus kerudung dalam balutan berkah
Apabila engkau semaikan senyumanmu nan indah,
Habis lah sudah jiwaku luluh lantah
Tersisa hanya doa, yang kan iringi nafas ini mendesah

Tapi Dinda...
Sungguh sayang-disayang, jiwa ini masih belum bersatu sempurna
Rasa malu masih sedia menghantuiku
Membebani emosiku, hingga diriku mati kutu, membisu

Andai Dinda...
Ketika itu...
Ketika pertama kali melihatmu...
Andai ketika itu sebuah harapan mencercah di hidupku
Ingin ku berlutut di hadapmu sambil lukiskan elokmu
Lalu kan kuhentikan dentingan waktu
Kan kubuat orang lain membeku
Dan, ketika tak ada orang yang bisa lihatku
Kan kuucap "Ku cinta kau wahai Dindaku!"

Namun Dinda...
Harap itu jauh dari bayang...
Dirimu laksana purnama di langit,
Menyentuhmu ibarat sebuah khayalan
Dan memelukmu ibarat sebuah angan-angan

Oh Dinda!
Maafkan daku yang tak cukup kuasa
Jiwa ini masih lemah memikul ragu dan malu
Anganku ingin, tapi ragaku beku
Tak ayal, aku cuma mampu menatapmu
Menatapmu...
Menatapmu...
Wahai Dinda... juwita sejuta pesona

Oleh : Azart
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

0 komentar:

Posting Komentar