Minggu, 15 Juni 2014
RINDU YG TERSENDAT
Kubentang lembaran hati.
Biar engkau mengerti.
Tentang gurat lembut nyeri.
Menahan rindu dalam hati.
Di sudu-sudu indahnya mimpi.
Mencoba melukis wajahmu meski.
Gelap yg hadir menyelimuti.
Berharap ku temu pasti.
Dari mana akan kumulai.
Menggurat aksara kata damai.
Begitu semrawut abjad terburai.
Jatuh tertinggal tercerai berai.
Masihkah indah kataku permai.
Memuaskan penikmat sastra yg lebih pandai.
Akupun tak mampu lagi berhandai-handai.
Oleh : Dinda Wulandari
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09









0 komentar:
Posting Komentar