Selasa, 13 Januari 2015
SAJAK PERUBAHAN BUAT SAHABAT SEJATI
Kutuliskan syair-syair perubahan
Sebab aku lahir dari sudut ruang tata nilai.
Kuselenggarakan upaya pemikiran
Sebab nadiku pun berdetak dikereta peng-hijrah-an
Hijrah dalam diri
tiap detik, tiap menit, tiap hari
Bukan hak sejarah untuk ber-kompromi
Tapi takdir butuh transendensi, perlu menyikapi
Perubahan di kampung, di pulau, di benua
telah terbukti amat nyata
Karena Masyarakat kita harus lepas
dari cengkraman jala-jala kepahitan hidup
yang memaksa kita harus bangkit dengan kesaktian intlektual
untuk mengobah keadaan
untuk menghadapi tantangan
mengelola isi ruang kota kita
dengan taman syorga firdaus yang nyata
bukan member warna dengan cat minyak neraka
Kuseru kau yang sedang berada di istana pena
Jangan pernah mampir di gembong gerombolan penjaja pesan di eo campus
Yang mem-publikasikan banyak lebel merek dengan banrol ekslusiv
karna pesta sponsor itu akan mengikis kadar intlektual-mu
dan menyeretmu tetap seperti babu
Berdiamlah dalam campus sufi Albert Einstein abad ini
yang menentukan jalanmu
untuk menata kota serta jagad roh bumi Nusantara
Hai…Ibu pengasuh yang santun
Hai.. Bapak yang kharismatik mempesona
Hai.. Kaum Muda yang jadi penyangga
Kamu-lah Pe-waris Tahta “ SERAMBI TANAH PADUKA KOTA KITA “
yang sedang memerlukan keterlibatanmu
dan tanggungjawabmu sebagai hamba dimata Tuham-mu
Sajak ini bukan puisi sufi
dan bukan pula metafora global abad ini
namun ini hanya ungkapan hati
dari seorang sahabat seniman
yang di baca …di festival puisi mala mini
Wasalam
Tanjungbalai,Sumatera Utara
Oleh : Syamsul Rizal,SH / TOK LAUT
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09









0 komentar:
Posting Komentar