Senin, 16 Maret 2015
HEBATNYA KITA DALAM RINDU SEORANG AYAH
Terpendam dalam tawa.
mungkin juga sedih.
yang memayungi hati.
Airmata itu tak kita baca.
tak kita lihat.
perasaan kita tuli, hati kita buta.
Dia menyimpan rasa pada kita.
Dia memendam rindu yang mengarat.
Dalam tiap do’a IA selalu setia.
meski IA tak selalu disisi kita.
dalam tiap rintihan sujud IA selalu ada.
dalam hening hatinya.
kita selalu di sanjung ,di banggakan , selalu di puja.
kita selalu ada dalam tiap lafadz do’anya.
di tiap ucap bibirnya,itulah kita.
meski pipi basah dengan airmata.
hanya satu yang dia pinta.
IA hanya ingin kita bahagia.
begitu pula ,
kita selalu setia dalam do’a untuk IA.
Djogjakarta
Oleh : Wong Djogja
Diposkan oleh : Teddy Silvanus









0 komentar:
Posting Komentar