Selasa, 24 Maret 2015
REMBULAN REDUP MALAM INI
mendung tiada jua hengkang ...
menyelimuti malam tanpa bintang...
rembulan pun tersembunyi...
jadikan suasana malam makin sunyi...
sesunyi hati....
yang kehilangan arti...
walau kutemukan lentera...
yang menebar cahaya...
walau di beri pelita...
tuk menepis suramnya mata...
tetap saja...
kabut tebal masih menyiksa...
walau terhulur sebilah tongkat...
jalanku masih tertatih lambat...
walau tangan itu menuntunku...
terasa kian berat langkahku...
masih saja tersandung kerikil tajam...
masih saja banyak duri mengujam...
menghambat langkah kakiku...
membuat luka dalam hatiku...
sementara berdiriku kian limbung...
tiada temoat ku berlindung...
namun tekad tiada surut...
hati tak kan ku buat menciut...
selagi asa menyala..
bagai lilin putih disana...
coba jadi penerang tempat sekitar...
walau diri terbakar....
tetap berharap hidup punya arti ...
walau pedih...
walau perih...
tiada yang mengerti...
atau peduli...
selain Illahi Robbi...
yang Maha Mengetahui...
Oleh : CYang Uthy Fatimah
Diposkan oleh : Teddy Silvanus









0 komentar:
Posting Komentar